Ayo Bayar PBB-P2 Segera Sebelum 20 Desember 2017, Bapenda akan Hapus Denda Piutang PBB-P2 Tahun 1992-2012

12 / 10 / 2017 Kategori: ,

InilahOnline.com (Kota Bogor) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor akan menghapuskan denda keterlambatan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Kategori Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) kepada Wajib Pajak (WP) terhitung dari tahun 1992 hingga 2012 sebelum masa pengalihan PBB P2 dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor Daud Nedo Darenoh mengatakan, pemberlakuan penghapusan denda tersebut akan berakhir tanggal 20 Desember 2017 untuk segera meyelesaikan piutang PBB P2.

"Masyarakat silahkan membayar piutang PBB-P2 tahun 1992 sampai 2012 tanpa dikenakan denda, cukup membayar pokoknya saja. Program ini akan berakhir tanggal 20 Desember tahun ini," kata Daud saat jumpa pers di kantor Bapenda beberapa waktu lalu.

Daud menjelaskan, Bapenda sendiri sebelumnya sudah menyetor pembayaran PBB P2 ke KPP Pratama sebesar Rp 184.000.000.000 dari wajib pajak yang sudah membayar. Sementara tunggakan Bapenda ke KPP Pratama sebelum cleanshing masih sebesar Rp 132.000.000.000.

"Saat ini utang di Bapenda masih besar, karena kita masih cleansing dan permasalahan dilapangan sendiri masih banyak," ungkapnya.

Salah satu kendala lanjut Daud, yang dialami Bapenda Kota Bogor yakni seperti ada masyarakat yang mempunyai lahan tanah, kemudian tanah tersebut dijual kepada si pembeli tapi dalam proses waktunya oleh si pembeli tanah yang dibeli tersebut tidak dilaporkan dan masih atas nama si penjual tanah. Kemudian seperti lahan tanah penduduk yang dijual ke PT yang kemudian dibuat perumahan.

"Dua contoh tersebut merupakan tugas yang lumayan berat untuk mendata ulang. Tetapi, team kita saat ini sudah mengumpulkan dan mendata ulang semua objek pajak, kini tinggal kita verifikasi saja sampai 2018 hasilnya," Jelas Daud.

Dia menambahkan, selama proses cleanshing Bapenda Kota Bogor memberikan kesempatan kepada wajib pajak untuk memanfaatkan program keringanan denda dan penghapusan denda pajak. Bapenda telah menyediakan beberapa Bank yang bekerjasama dengan Bapenda untuk pembayaran PBB P2 yakni, Bank Jabar Banten, Bank BTN, Bank Pasar, dan Bank Mandiri serta Bank CIMniaga (hanya bisa pembayarannya melalui ATM), juga bisa menggunakan ATM Prima yang ada diseluruh Indonesia.

Masih menurut Daud, dari total wajib pajak 258.000 yang tersisa kini tinggal 48.000 wajib pajak, dari sisa 48.000 wajib pajak sebelum proses cleanshing yang sudah membayar PBB P2 sampai saat ini baru 87 wajib pajak. "Jadi masih cukup besar penunggak pajak PBB P2 di Kota Bogor," katanya.

Daud berharap, dengan adanya program penghapusan dan keringanan denda pajak, diharapkan masyarakat Kota Bogor mau membayar PBB P2, dengan dibayarnya PBB P2 secara otomatis proses cleanshing data di Bapenda akan segera terselesaikan dan juga akan meningkatkan PAD Kota Bogor.
"Ayo segera gunakan kesempatan ini, karena program ini akan berakhir hingga 20 Desember 2017," Tandas Daud. (KBL)