Indeks Demokrasi Provinsi Jawa Tengah Mengalami Penurunan

04 / 10 / 2017 Kategori: ,

InilahOnline.com (Semarang-Jateng) - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, mencatat keberadaan indeks demokrasi Indonesia (IDI) di Provinsi Jawa Tengah mengalami penurunan. Terbukti tahun 2016 mencapai angka 66,71 dalam skala 0-100.

''Angka ini mengalami penurunan dibandingkan dengan angka Indeks demokrasi Indonesia 2015 yang besarnya mencapai 69,75,''ujar Margo Yuwono kepala Badan Pusat Statistik Jawa Tengah di Semarang, kemarin.

Dijelaskan, penurunan bisa terjadi antara lain kebebasan sipil maupun iklim politik, tetapi diharapkan dapat kembali mambaik agar IDI tahun ini tidak turun, khususnya mendekati tahun politik yaitu pilkada serentak di Jawa Tengah.

''Secara nasional memang mengalami penurunan termasuk Provinsi Jawa Tengah, tapi kalau dilihat indeksnya masih dalam kondisi sedang, yaitu bukan kondisi yang buruk,''ujarnya.

Perubahan angka Indeks demokrasin dari tahun 2015-2016, menurutnya, dipengaruhi oleh tiga aspek demokrasi yaitu kebebasan sipil yang turun 13,38 poin dari 79,44 menjadi 60,06, kemudian hak-hak politik yang turun 0,04 poin dari 67,28 menjadi 67,24 serta lembaga-lembaga demokrasi yang naik 5,21 poin dari 61,48 menjadi 66,69.

''Tahun ini indeks provinsi Jawa Tengah masih berpeluang mengalami penurunan maupun peningkatan, terlebih menjelang Pilkada. Hal ini tergantung dari pengawalan dalam tiga aspek yang mempengaruhinya,''katanya.

Meski dalam waktu dekat di Provinsi Jawa Tengah akan mempunyai hajat besar Pilkada, pihaknya mengharapkan tiga aspek tersebut harus dikawal dan dijaga dengan baik, sehingga indeks akan membaik.

''Sebaliknya bila tidak diantisipasi dengan baik, selanjutnya masyarakat merasa tidak puas dengan pelaksanaan pilkada, maka bukan tidak mungkin akan memperburuk indeks demokrasi Indonesia kita,''ujarnya. (Suparman)