Potensi Bencana Gerakan Tanah di Jabar Tertinggi

11 / 10 / 2017 Kategori:

InilahOnline.com (Bandung-Jabar) - Sepanjang tahun 2017, hingga Oktober, Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), mencatat telah terjadi bencana gerakan tanah di 845 lokasi, dimana Jawa Barat (Jabar) tercatat paling banyak.

Plt Kepala Badan Geologi Rida Mulyana mengatakan, selama Januari hingga Oktober 2017 untuk wilayah Jabar terjadi 154 kejadian bencana gerakan tanah atau longsor.

"Dari jumlah kejadian tersebut, tercatat korban jiwa mencapai 41 orang di Jabar," katanya, Rabu (11/10/2017)

Ia mengatakan PVMBG terus melakukan sosialisasi dan menginformasikan secara terkini terkait potensi bencana geologi khususnya gerakan tanah. Tujuannya adalah untuk mengurangi jumlah korban jiwa.

"Informasi terbaru disampaikan untuk mengurangi jumlah korban jiwa, material dan dampak sosio-ekonomi akibat gerakan tanah," ujarnya.

Apalagi kata dia, Jabar memiliki banyak daerah yang berpotensi mengalami gerakan tanah. Kondisi tanah di Jabar yang demikian tentunya harus terus diwaspadai oleh kepala daerah mengingat musim hujan sudah datang. Apalagi peristiwa bencana terbaru juga telah terjadi di Kabupaten Pangandaran. (Hilda)