Cerita Gus Yasin Muda Bantu Ibunya Jualan Es Lilin

Daerah, Politik506 Dilihat

INILAHONLINE.COM, SEMARANG – Siapa sangka sosok Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen pernah membantu ibunya berjualan es lilin ketika kecil. Hal itu diceritakannya di depan seratusan kader PPP Muda di Hotel Candi Indah, Minggu (22/4/2018).

Ia bercerita sedikit tentang masa kecilnya di acara Kopdar Jaringan PPP Muda dan Bedah Buku Mengenal Lebig Dekat Gus Yasin yang diselenggarakan Jaringan PPP Muda.

“Dulu saya paling dekat dengan ibu karena kakak-kakak saya ada yang sedang kuliah di Mesir, Mekkah, Suriah ada juga yang sudah tinggal di Cilacap,” kata putra ulama kharismatik, KH Maimoen Zubair itu.

Ia berkisah mendampingi perjuangan sang ibu membangun hingga 17 TK dan membujuk anak-anak di kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang untuk bersekolah. Dulu, anak-anak di Sarang lebih suka bekerja dibanding sekolah.

Gus Yasin, sapaan akrabnya, membantu ibunya membuat es lilin kemudian meminta anak-anak Sarang menjual ke sekolah-sekolah.

“Tujuannya biar anak-anak lihat teman-temannya sekolah, masak cuma jualan es,” katanya.

Dari situ, suami Nawal Nur Arafah itu menjelaskan alasannya berpolitik. Baginya, dengan menjadi legislatif ataupun eksekutif di tingkat kabupaten maupun provinsi, maka lingkup pengabdiannya pada masyrakat akan lebih luas.

Politik pun tidak jadi sumber utama penghasilan. Sebab, ia punya beberapa usaha sebelum menjabat dan bisa menghidupi guru-guru lembaga pendidikannya.

Pasangan Ganjar Pranowo itu pun menyebut para nabi pun punya profesi, mulai darj Nabi Muhammad SAW terkenal sebagai penggembala dan pedagang, Nabi Ibrahim Pemahat, Nabi Sulaiman seorang eksekutif (raja), Nabi Nuh pembuat kapal, Nabi Harun pembuat jam, dan lain sebagainya.

“Ada persamaannya yaitu ada magnet yang mengajak pada akhlak yang mulia, itu yan harus kita tanamkan,” ujar bapak tiga anak itu.

Pembina PPP Muda, Muhammad Ngainir Richard mengatakan para kader dikumpulkan untuk membahas tentang ke-PPP-an, terutama pada kalangan muda.

Adapun kedatangan Gus Yasin diharapkan bisa menginspirasi para pemuda.

“Meski beliau putra seorang ulama besar, namun beliau berproses dari bawah. Kemudian dari sini bisa muncul pemimpin-pemimpin,” tuturnya.

Ia menuturkan, seratusan kader muda Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berkumpul di Hotel Candi Indah, Kota Semarang, Minggu (22/4/2018). Mereka tergabung dalam P3 Muda yan selama ini hanya saling kontak melalui media sosial dan aplikasi chatting. (Suparman)

banner 521x10

Komentar