oleh

Dalami Kasus Sunda Empire, Polri Libatkan Empat Ahli

INILAHONLINE.COM, JAKARTA

Banyaknya fenomena kerajaan-kerajaan baru bermunculan di Indonesia akhir-akhir ini, setelah Kerajaan Agung Sejagat muncul yang akhirnya sudah di proses hukum, terdapat Kerajaan Sunda Empire yang kini menjadi sorotan publik, pernyataan-peryataan yang di ungkapkan petinggi Sunda Empire Rangga Sasana kepada publik menuai kontroversi (27/01/2020)

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan ”saat ini penyidik Polda Jawa Barat telah memeriksa 5 orang saksi, diantaranya adalah saksi tempat dimana digunakan deklarasi tentang Sunda Empire itu, termasuk juga ada beberapa saksi yang terkait keanggotaan Sunda Epire.”

Saat ini Pihak kepolisian sedang menyusun bukti ucapan-ucapan yang disampaikan petinggi Sunda Empire Rangga Sasana, masuk dalam tindak pidana atau tidak, “Penyidik dari Polda Jawa Barat telah melakukan pemeriksaan ahli, jadi polisi tidak menilai atau memutuskan sendiri, tetapi juga meminta pendapat dari para ahli,” ucap Kombes Pol Asep Adi Saputra.

Kombes Pol Asep Adi Saputra menyampaikan ahli-ahli yang dikumpulkan untuk mendalami ucapan-ucapan petinggi maupun anggota Sunda Empire terdiri dari, ahli bahasa, ahli pidana, ahli sosiologi dan juga ahli sejarah, ” Sementara ini sedang dikaji, bagaimana keterangan saksi, bukti-bukti yang ditemukan dan juga keterangan ahli,” ujarnya.

“Untuk proses penyelidikan ini, sementara dugaannya ada sebuah bentuk kegiatan yang diduga melanggar ketentuan pidana, khusunya pasal 14 dan pasal 15 UU RI No 1 1946 tentang kitab UU pidana terkait dengan penyebaran berita bohong,” tutur Kombes Pol Asep Adi Saputra.

Dalam penanganan kasus Sunda Empire ini secara ‘Local Wisdom’, kepolisian perlu mendengarkan dari empat ahli tersebut, sehingga nanti mendapatkan kesimpulan untuk kemudian bisa memutuskan tindak lanjut fenomena Sunda Empire.

(Piya Hadi)

Komentar