Dinas Kesehatan Kota Bogor Jalin Kemitraan Dengan Media

Megapolitan1208 Dilihat

INILAHONLINE.COM, BOGOR – Untuk memberikan opini publik yang positif terkait langkah dan kinerja lembaga yang melayani kesehatan masyarakat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor menjalin kerjasama dengan sejumlah media. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK), dr. Sri Pinantari, M. Kes yang didampingi Kasi Informasi Kesehatan dan Humas Dinkes Kota Bogor, Nia Nurkania, M.Kes kepada awak media, Selasa (20/2/2018).

“Salah satu tujuan kami untuk menjalin kerjasama dengan media, adalah untuk memberikan informasi yang postif kepada publik, khususnya kepada masyarakat Kota Bogor, sehingga perlu adanya sosialisasi,” ujar Sri Pinantari.

Menurutnya, Dinkes Kota Bogor memiliki visi dan misi diantaranya, dalam melayani kesehatan masyarakat telah seiring dengan visi Kota Bogor sebagai kota yang cerdas dan berwawasan teknologi informasi dan komunikasi, sehingga menjadikan Kota Bogor sebagai kota yang sehat dan makmur.

“Selain menjadikan Bogor sebagai kota yang berwawasan lingkungan, sebagai kota jasa yang berorientasi pada industri pariwisata dan industri kreatif, juga menyediakan sarana dan pelayanan kesehatan yang paripurna, merata, bermutu, terjangkau dan nyaman,” paparnya.

Lebih lanjut, Dinkes juga memiliki misi untuk menggerakkan peran serta masyarakat dalam meningkatkan kesehatan individu, keluarga dan lingkungan serta jaminan kesehatan, ketersediaan dan pemerataan tenaga kesehatan yang profesional dan amanah, serta menyelenggarakan tata kelola sumberdaya kesehatan yang adil, transparan dan akuntabel.

Sementara itu, Kepala Seksi Informasi Kesehatan dan Humas Dinkes Kota Bogor, Nia Nurkania, M.Kes mengungkapkan, pihaknya telah menjalin kemitraan dengan media sejak tahun 2012. Namun dengan keterbatasan anggaran dan jumlah media, pengelola Seksi Promkes, diharapkan dengan kerjasama yang dilakukan Dinkes Kota Bogor dapat melakukan klarifikasi jika ada informasi atau berita yang tidak benar.

“Dengan adanya berita yang tidak benar maka dapat menimbulkan opini publik yang negatif, sehingga tidak menutup kemungkinan bisa meresahkan masyarat, khususnya kejadian luar biasa penyakit yang sedang melanda di wilayah kerja Dinkes Kota Bogor,” kata Nia.

“Untuk itu kami mohon kepada rekan-rekan Pers untuk melakukan klarifikasi dengan Dinkes atau Puskesmas setempat apabila ada pemberitaan tentang layanan kesehatan di masyarakat, dengan memperkenalkan sebagai Wartawan dari Media yang telah jalin kerjasama dengan Dinkes,” imbuhnya. (Kristian Budi Lukito)

banner 521x10

Komentar