DPD Hanura Jateng Lakukan Rehab 33 Rumah Tidak Layak Huni di Tambak Lorok Semarang

Daerah, Politik402 Dilihat

InilahOnline.com (Semarang-Jateng) – DPD Hanura Jawa Tengah dalam rangka memperingati hari ulang tahunnya, melakukan kegiatan sosial yaitu aksi bedah rumah yang tidak layak huni, yang berada di wilayah Tambaklorok Semarang Utara. Aksi sosial yang dipimpin langsung Ketuanya Bambang Raya Saputera itu, mendapat apresiasi warga perumahan Tambak Lorok.

Wajah Sulasih (35), warga Tambaklorok, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, berseri-seri usai rumahnya diperbaiki. Kondisi rumahnya berubah dari yang dulunya seperti gubuk reyot menjadi rumah yang bagus.

Sulasih tidak henti-hentinya mengumbar senyum. Dengan kondisi rumahnya yang sekarang, Sulasih mengaku lega dan tidak perlu mengungsi jika hujan turun.

”Dulu kalau hujan saat malam itu saya sedih karena tidak bisa tidur. Atap bocor semua. Terpaksa harus numpang tidur di rumah tetangga,” kata Sulasih, Senin (15/1/2018).

Ia menuturkan, selain bagian atap rumah panggungnya, bagian dinding rumahnya yang terbuat dari bambu juga sudah lapuk. Terlebih bagian lantai, juga beberapa bagian sudah jebol. karena tidak mampu memperbaiki sendiri rumahnya.

”Sebagai buruh nelayan penghasilannya bersama suami, hanya cukup untuk makan sehari-hari saja. Alhamdulillah sekarang sudah diperbaiki. Rasanya senang melihat kondisi rumah seperti sekarang. Saya tidak perlu khawatir lagi saat hujan,”ucapnya.

Rumah Sulasih merupakan satu dari puluhan rumah di Kota Semarang yang mendapat bantuan rehab rumah dari DPD Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Jawa Tengah.

Ketua DPD Hanura Jateng, Bambang Raya Saputra mengatakan, program rehab rumah tidak layak huni tersebut merupakan program dari DPD Hanura Jawa Tengah dalam rangka memperingati HUT ke-11 Partai Hanura.

”Kami di Jateng targetnya 11 rumah yang kami rehab sesuai ulang tahun Hanura. Tapi realisasinya justru mencapai tiga kali lipat menjadi 33 rumah di Kota Semarang,”ujarnya.

Ia mengungkapkan, dalam program rehab rumah ini bantuan yang diberikan setiap rumah mencapai Rp 40 juta. Bantuan tersebut bersifat stimulan. Selain itu, program ini juga untuk mendekatkan Partai Hanura kepada masyarakat. ”Mudah-mudahab pada Pemilu 2019 mendatang, perolehan suara Hanura bisa meningkat,”paparnya.

Pada Pemilu 2014 lalu, DPD Hanura Jawa Tengah tidak mempunyai wakil di DPRD Jawa Tengah. Sementara di tingkat Kabupaten dan Kota, Hanura hanya mempunyai 23 kursi di 35 Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah.(Suparman)

banner 521x10

Komentar