Gubernur Jabar Membuka UKW PWI Jabar Angkatan 64-65 di Cirebon

INILAHONLINE.COM, CIREBON – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil membuka Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan 64-65 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat (Jabar), di Onyx Room Aston Cirebon Hotel & Convention Center, Jalan Brigjen Dharsono, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Rabu (19/7/2023).

Dalam kegiatan UKW itu, Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang populer dengan panggilan Kang Emil ini meraih penghargaan dari PWI Jabar sebagai Inisiator Program UKW 1000 Wartawan Menuju Wartawan Jawa Barat yang Kompeten dan Juara.
Menurut Ketua PWI Jabar Hilman Hidayat, penghargaan ini merupakan penghargaan ke-531 bagi Gubernur Jabar, Ridwan Kamil. Penghargaan ini sebagai bentuk terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Gubernur yang telah memfasilitasi UKW untuk 1000 wartawan di Jawa Barat,” ungkapnya.

“Untuk UKW Angkatan 64 – 65 kali ini merupakan rangkaian kegiatan keenam yang digelar PWI Jawa Barat dan difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat,” kata Hilman Hidayat.

Sementara itu, Gubernur Jabar Ridwan Kamil usai menerima meraih penghargaan dari PWI Jabar menyampaikan, bahwa penghargaan ke-531 dari PWI Jawa Barat menandakan banyaknya perubahan di Jawa Barat yang dimonitor berbagai pihak.
“Bagi kami, ratusan penghargaan ini untuk menyemangati masyarakat agar banyak bersyukur, karena Jawa Barar lagi keren-kerennya, meski kekurangan pasti ada,” kata kang Emil.

Lebih lanjut Gubernur Jabar mengakui, kegiatan seperti UKW kali ini sangat penting, karena menjadi bagian perjalan bangsa untuk naik kelas ke tingkat yang lebih tinggi, karena telah menjadi salah satu komitmennya sejak hari-hari pertama menjabat Gubernur Jawa Barat, dan bertekad membuat Provinsi Jawa Barat naik kelas.

“Program-program bagus di masa Pak Aher, saya lanjutkan, tapi di masa kepemimpinan saya harus ada gagasan baru untuk akselerasi ke titik baru yang lebih baik,” tandasnya

Ridwan Kamil juga berharap, prestasi yang telah diraih oleh Pemprov Jabar di masa jabatannya mendapat apresiasi dari masyarakat, dan dirinya menyampaikan permohonan maaf atas program-program yang belum maksimal.

“Tidak terasa, kerja-kerja seperi ini akan berakhir dalam enam-tujuh pekan lagi, dan kami sampaikan mohon maaf lahir batin atas program yang belum selesai, semoga bisa diselesaikan di langkah berikutnya,” pungkasnya. (PH)