oleh

Guru dan Tenaga Kependidikan Mulia Karena Karya

-Megapolitan, Pendidikan-138 Dilihat

InilahOnline.com -Masih dinilai sangat relevan dengan kebijakan pemerintah dalam menghargai profesi guru dan tenaga kependidikan menuju masyarakat Indonesia yang adil, makmur, dan beradab, di tengah-tengah percaturan kehidupan masyarakat global.

Hal tersebut disampaikan Hasbulloh, Ketua terpilih Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia, Kota Bogor periode 2016 – 2021 sekaligus Kepala Pesantren Modern Daarul Uluum, Kamis (24/11/2015) Pukul.16.00.WIB. Jl. Durian Raya No 219 Bantar Kemang Kecamatan Kota Bogor Timur Jawa Barat.

Memaknai HGN yang jatuh pada setiap 25 November. “Guru merupakan salahsatu pilar pendidikan yang ada di Indonesia, harus ditempatkan dalam posisi terbaik, kesejahteraan guru harus diutamakan oleh pemerintah. Dari situ akan terwujud mutu pendidikan yang meningkat,” Jelasnya.

Sambunganya Hasbulloh menyatakan dirinya, apabila kesejahteraan guru lebih diperhatikan oleh pemerintah maka itu semua dapat terwujudnya peningkatkan tarap ekonomi dan kesejahteraan masyarakatnya akan lebih baik. Maka dalam hal ini, guru harus lebih bersikap profesional, Guru harus mampu mengembangkan kompetensi pendidikan serta dapat berinovasi dalam berbagai bidang.

Hal senada ditambahkan Sekar Absari Selaku perwakilan Ikatan Pesantren Indonesia (IPI). Masih dilokasi yang sama, kami datang kesini untuk mengadakan Ponpes Modern Daarul Uluum dengan acara menggelar kegiatan Dialog Publik dengan mengusung tema “Memperkuat Peran Santri dalam Membangun Negara Kesatuan Republik”, kegiatan ini dihadiri 150 santri Daarul Uluum tingkat aliyah dengan pembicara Bambang Wahyu dan Sekar Absari perwakilan Ikatan Pesantren Indonesia (IPI).

Kegiatan diskusi publik bersama para santri Daarul Uluum ini merupakan kegiatan untuk meningkatan peran santri dalam membangun NKRI. Selain itu menanamkan jiwa nasionalis, agar para santri memiliki tiga peran, bisa menjadi agen dalam kontrol moralitas, kontrol sosial, dan pelaku perubahan ditengah masyarakat sekitar,” Jelasnya.

“Diskusi ini untuk memberikan pembekalan dan motivasi kepada santri dalam hal mencintai Negara kesatuan Indonesia. Memberikan dasar penting dalam pentingnya Pancasila, Kebhinekaan dan secara luas makna dari UUD 1945,” Tutupnya. (NIKCKO)

banner 521x10

Komentar