oleh

HMI Cabang Kutai Kartanegara Meminta Agar Pencalonan Wakil Bupati Diuji Publik

INILAHONLINE.COM, KUTAI KARTANEGARA

Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah telah menyerahkan dua Nama calon wakil Bupati yang diantranya Chairil Anwar dan Djuremi. Senin (30/12/2019) lalu.

Penyerahan dua nama tersebut dinilai Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kutai Kartanega (Kukar) cenderung sembunyi-sembunyi tanpa dilakukan uji publik terlebih dahulu.

Ketua HMI Cabang Kukar, Mursid, mengatakan meskipun dalam ketentuannya memang diatur bahwa nama yang telah diajukan oleh Bupati akan di uji oleh DPRD Kutai Kartanegara.

Namun bagi kami jabatan Wakil Bupati Kutai Kartanegara adalah jabatan publik yang akan bersentuhan dengan kepentingan-kepentingan publik, sehingga prosesnya harus juga melibatkan masyarakat.

“Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara adalah jabatan yang di peroleh melalui proses pilkada yang menghabiskan anggaran negara kurang lebih 70 miliar dan melibatkan seluruh elemen masyarakat Kutai Kartanegara,” ucapnya.

Sehingga apabila, lanjut Mursid, pemilihan Wakil Bupati yang dilakukan hanya melalui sistem penunjukan dua orang kemudian di uji oleh anggota DPRD, pihaknya nilai belum mewakili seluruh masyarakat dan terjadinya kasak- kusuk politik atau “under table transaction” berpotensi sangat besar untuk terjadi, terangnya.

“Kami mengusulkan kepada pemerintahan dan DPRD Kutai Kartanegara agar dua nama ini diuji dipublik, di bawa ke ruang akademik kampus sehingga bisa diuji oleh para profesor-profesor dan para akademisi,” katanya.

“Agar gagasannya tentang pembangunan Kutai Kartanegara bisa di nilai langsung oleh mahasiswa, diliput media dan ditonton langsung seluruh stakeholder masyarakat Kutai Kartanegara,” sambung Mursid.

(Syaiful)

Komentar