Kampanye Pertama Sudirman Said Melakukan Kunjungan Daerah Banjir di Brebes dan Tegal

Daerah, Politik409 Dilihat

INILAHONLINE.COM, TEGAL – Hari pertama dalam melakukan kampanye calon Gubernur Jawa Tengah, Sudirman Said, melakukan peninjauan daerah terdampak banjir di Kota Tegal dan Kabupaten Brebes.
Saat meninjau daerah banjir di Kecamatan Margadana, Kota Tegal, Sudirman Said mengatakan bencana banjir bisa diselesaikan yakni dengan penanganan dari hulu ke hilir.

”Banjir tidak lepas dengan faktor alam. Namun, perlu untuk melakukan langkah antisipasi dengan penanganan secara menyeluruh dari hulu ke hilir,” kata calon gubernur nomor urut dua itu di Tegal, Kamis (15/2/2018).

Menurutnya, perlu adanya sinergitas lintas wilayah dan wilayah penopang Tegal dan Brebes sebagai daerah terdampak dalam penyelesaian banjir.

”Hal tersebut merupakan upaya kunci yang bisa dilakukan, selain membangun drainase yang bagus,”ucap mantan Menteri ESDM ini.

Ia menjelaskan, supaya tidak terjadi banjir yang bisa dilakukan di wilayah hulu, yakni meminimalkan penggundulan hutan serta alih fungsi lahan.

”Jadi penataan ruang di hulu hingga hilir, yang harus diikuti pembuatan daerah serapan air dan ruang terbuka hijau di kawasan banjir,”paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sudirman Said juga mengunjungi rumah- rumah terdampak banjir, posko relawan, tempat penampungan pengungsi, juga dapur umum. Dia sempat berdialog dan membantu ibu-ibu memasak di dapur umum.

Calon gubernur yang diusung PKB, Gerindra, PKS, dan PAN itu mengapresiasi gerak cepat relawan Sudirman Said-Ida Fauziyah dalam melakukan langkah penanganan terhadap bencana banjir di dua daerah ini.

”Saya melihat relawan bekerja begitu gerak cepat menangani korban banjir. Mereka melakukan distribusi bantuan hingga pembuatan dapur umum,”ujarnya.

Hingga saat ini, banjir masih menggenangi sejumlah rumah di Brebes dan Kota Tegal. Namun demikian, banjir berangsur-angsur surut. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi supaya tidak terjadi banjir lagi, harus dilakukan pencegahan.

”Caranya adalah supaya tidak lagi ada banjir,jangan sampai melakukan penggundulan hutan,”paparnya.(Suparman)