oleh

Keberadaan Sekber Wartawan Media Online Patut Mendapat Apresiasi

INILAHONLINE.COM, BOGOR – Keberadaan Sekretariat Bersama Wartawan Media Online (Sekber WMO) patut mendapat apresiasi. Pasalnya, wadah pemersatu jurnalis media siber (online-red) ini diharapkan sebagai forum komunikasi antar wartawan media siber dalam melaksanakan tugas jurnalistiknya. Hal itu dikatakan Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bogor Raya, Piyarso Hadi, SIP, Sabtu (28/5/2022)

“Dengan adanya Sekber WMO di era digitalisasi dan global ini, maka para rekan-rekan jurnalis media siber dapat melakukan diskusi, sharing atau melakukan tukar informasi terkait tugas jurnalistik,” ujarnya usai menghadiri acara kegiatan Halal Bihalal 1443 H yang digelar Sekber WMO, di Jalan Raya Jakarta-Bogor Ruko Cibinong Indah No 6-7 Nanggewer, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Menurutnya, dirinnya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kepada panitia dan segenap jajaran pengurus Sekber WMO yang telah mengundang dirinya pada acara Halal Bihalal 1443 H tersebut. Pada kesempatan itu pula, pria yang biasa akrab disapa Piya Hadi itu menjelaskan sekaligus mensosialisaikan, bahwa SMSI merupakan salah satu organisasi pers yang telah menjadi  Konstituen Dewan Pers.

 “SMSI merupakan organisasi perusahaan media siber dan bukan organisasi profesi wartawan. Bahkan, SMSI mendapat penghargaan rekor dari MURI sebagai organisasi perusahaan media siber terbesar di dunia. Karena hingga saat ini, SMSI memiliki anggota 2000 perusahaan media siber yang tersebar di seluruh Indonesia,” ungkapnya

Lebih lanjut Piya Hadi mengatakan,  kegiatan halal bihalal yang diselenggarakan oleh Sekber WMO ini merupakan sarana dan momentum untuk memperkuat persatuan, persaudaraan, silaturahmi, komunikasi sekaligus memperbanyak rejeki.

“Untuk itu, saya mengajak juga kepada media yang wartawannya tergabung  di Sekber WMO untuk menjadi bagian dari organisasi SMSI,” ujar mantan Sekretaris PWI Kabupaten Bogor periode pertama (2008-2011)  

Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil) Bogor PWI Jawa Barat, HRM. Danang Danoroso, SIP, dalam sambutannya pada acara halal bihalal tersebut menyatakan rasa bangga terhadap Sekber Wartawan Media Online. Menurutnya, Sekber WMO meski baru seumur jagung namun eksistensinya sudah terlihat.

“Yang pertama saya melihatnya dari eksistensi pemberitaan oleh media siber yang ditulis oleh para jurnalis anggotanya yang secara rutin aktiof menulis berita. Bahkan, kemarin sudah memberi penghargaan atau sebuah apresiasi kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor dan itu patut dibanggakan,” ungkap Danang

Selain itu, Danang yang juga merupakan Ketua Forum Komunikasi Wartawan Bogor Raya (FK-Wabora) yang sebelumnya bernama Sekber Wartawan Bogor menyampaikan, bahwa karena kita dilatarbelakangi profesi wartawan, maka yang utama adalah bagaimana kita mewujudkan karya-karya kewartawanan atau jurnalistik, karena kekuatan wartawan itu ada pada tulisan.

“Naluri kritisnya seorang wartawan sebagai profesi yang melakukan kontrol sosial itu ada pada tulisan dan bukannya melakukan demo. Makanya konsep-konsep kita ini, demonya wartawan itu ya menulis,” tandas Pemimpin Umum koran harian nasional Pelita Baru.

Ditempat yang sama, Ketua Umum, Sekber WMO Drs H Bustanul Daham, M.Si mengucapkan terimakasih kepada Ketua SMSI Bogor Raya dan Ketua Korwil Bogor PWI Jabar dan para tamu undangan dan seluruh anggota Sekber WMO di acara halal bihalal tahun ini. 

“Sekber WMO ini adalah salah satu sarana atau wadah para jurnalis siber untuk mewujudkan kesejahteraan bersama senasib sepenanggungan,” ujarnya. 

Kedepan, kata Bustanul, Sekber WMO akan lebih bersinergi lagi baik dengan jajaran pemerintahan maupun swasta dalam menyukseskan program sekber yang sedang dan akan dilaksanakan.

Turut hadir pada kegiatan halal bihalal Sekber WMO diantara, Ketua Pokja Wartawan Kabupaten Bogor, EM Liswandi, Ketua Umum LSM Pengembangan Aspirasi Rakyat (PAR) Hotman Idris, pengurus dan anggota Sekber WMO. 

Acara Halal Bihalal Sekber WMO kemudian diakhiri dengan, tausiyah agama yang disampaikan oleh Ustad AY Sogir dan salam-salaman dalam rangka saling memaafkan dan makan bersama. (Ian Budi Lukito)