Kementrian Perdagangan Melepas Ekspor Produk Kokola

INILAHONLINE.COM, JAKARTA – Kementrian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI) melakukan pelepasan ekspor produk Kokol secara seremonial ke pasar global secara serentak di provinsi yang tersebar di 62 kota dan kabupaten di Indonesia

Momen pelepasan ekspor produk bernilai tambah merupakan wujud konkret dukungan pemerintah ( pusat dan daerah) kepada para pelaku bisnis untuk terus berupaya dalam meningkatkan nilai ekspor indonesia di tahun 2022 mendatang.

Adapun tujuan terselenggaranya pelepasan ekspor 2021 ini adalah untuk menginspirasi memotivasi bagi pelaku bisnis untuk terus mengembangkan ekspor nya dengan tetap mendorong inovasi dan daya saing produk.

Pelaku bisnis terus berinovasi menciptakan produk bernilai tambah dan memanfaatkan peluang pasar yang ada agar dapat bersaing di dalam dan luar negeri. Sehingga dari kesemuanya di harapkan terwujud pertumbuhan ekonomi masyarakat yg progressif.

Acara pelepasan ekspor produk indonesia ke pasar global akhir tahun 2021 ini salah satunya dilangsungkan di perusahaan KOKOLA GROUP yang berlokasi di Gresik, JawaTimur.

Kokola Group telah mengekspor produk biskuit dan wafer sebanyak 1.500 kontainer ke sejumlah pasar global selama 2021. Walaupun di masa pandemi, bukan menjadi halangan Kokola Group untuk terus berinovasi, bertahan dan berkembang di dunia ekspor.

International Business Director Kokola Group, Edy Siswanto menyatakan, Kokola Group berkomitmen terus meningkatkan ekspor untuk pertumbuhan perekonomianIndonesia.

“Saat ini ada 55 negara yang telah menjadi pasar ekspor Kokola Group. Seperti Australia, China,South Korea, Philipine dan Vietnam. Ini adalah top 5 ekspor kami, dan kedepannya kami targetkan penetrasi market ke 70 negara. “ ungkapnya.

Menurut Edy, pelepasan ekspor Kokola Group 2021 ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam Trade Expo Indonesia Digital Edition (TXIDE) 2021 beberapa waktu lalu.

“Presiden dalam arahannya mengatakan, kita didorong untuk terus tingkatkan kinerja ekspor dalam negeri karena berpotensi untuk bergerak positif lantaran pasar ekspor global masih terbuka luas,” katanya.

Direksi Kokola Group bersama perwakilan Kementrian Perdagangan berpose bersama didepan kontainer yang akan diekspor

Sementara itu, Managing Director Kokola Group Richard Cahadi menyatakan, saat ini komposisi untuk pasar ekspor luar negeri 50 persen dan sisanya 50 persen untuk domestik (dalam negeri-red)

“Untuk itu, Kokola Group berencana melakukan langkah strategis untuk memperkuat pasar internasional melalui berbagai ekshibisi di dalam dan luar negeri. “ ujarnya.

Lebih lanjut, Richard menerangkan, bahwa produk Kokola Group dipasarkan ke seluruh supermarket besar yang ada di Indonesia maupun supermarket berbagai negara dunia guna memperluas pemasaran produk indonesia dengan kualitas eksport .

“Kokola Group berhasil mengeskpor lebih dari 70 item produk, dan memiliki Global Top 3 Products, yakni Kukis Kokola , Majorico Wafer Roll dan Malkist Kokola,” terangnya.

Dengan keberhasilan ekspor lebih dari 70 item produk itu, menunjukkan, bahwa ekspor produk Biskuit dan Wafer olahan dari Kokola Group mampu bersaing di pasar global. Kokola Group produk biskuit dan wafer HALAL dan AMAN, hasil kreasi putra-putri Indonesia yang telah memasuki usia ke 48 tahun ini berupaya untuk terus menciptakan produk produk handal yang dapat mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

“Sebagai bentuk tanggung jawab untuk menyajikan Biskuit HALAL dan AMAN bagi konsumen secara menyeluruh, Kokola Group telah menerapkan total food safety yang berlaku secara nasional maupun internasional. Adapun sertifikasi yang telah berhasil diperoleh, antara lain Sertifikasi HALAL produk dan proses dari Majelis,” jelas Richard.

Selain itu Richard Cahadi juga mengungkapkan, produk Kokola sudah mendapat sertipikasi produk halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan sertipikat dari  Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Standar Nasional Indonesia (SNI), Food Safety ISO 22000, BRC dan FSSC 22000.

“Kokola Group berkomitmen turut membangun perekonomian Indonesia dan memperkuat target penjualan ekspor Kokola di tahun 2022 akan mencapai 2.000 kontainer. Berpartner dengan berbagai stake holder dalam dan luar negeri,” Richard.

Menurutnya, hal ini menjadi wujud komitmen Kokola Group untuk mendukung penuh perekonomian Indonesia melalui ekspor dan kami berharap Brand Kokola Indonesia ini semakin terkenal di luar negeri dan dapat bersaing dengan produk-produk dari negara lainnya serta membawa harum nama Indonesia.

“Kesempatan pelepasan Ekspor 2021 hari ini, Kementrian Perdagangan Republik Indonesia mengucapkan terima kasih kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, KADIN Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Gresik, Dirjen Bea Cukai Wilayah Gresik dan Dinas Koperasi,” tutur Richard

Selain itu, sejumlah pihak juga menjadi mitra Kokola, dalam hal ini adalah Dinas Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gresik yang telah menjadi mitra strategis untuk bekerjasama dalam mengembangkan ekspor nasional khususnya di tengah pandemi saat ini. (Piya Hadi)