Ketua DPRD Dorong UMKM Terapkan E-Katalog

INILAHONLINE.COM, MAGELANG — Ketua DPRD Kabupaten Magelang, Saryan Adiyanto mendorong usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di wilayah ini untuk terlibat aktif dalam proses pengadaan barang dan jasa di pemerintahan, sehingga menggerakkan pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal itu diungkapkan Saryan Adiyanto dalam pembukaan kegiatan Optimalisasi Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Pemberdayaan UMKK pada Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Melalui Katalog Elektronik di Kabupaten Magelang, yang diselenggarakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) di Grand Artos Hotel & Convention Center, Jumat (26/4/2024).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala LKPP Hendrar Prihadi. Adapun pesertanya adalah ratusan pelaku UMKM di Kabupaten Magelang.

“Kabupaten Magelang memiliki dua kutub potensi besar yaitu Candi Borobudur dan Gunung Merapi. Potensi pariwisata di Kabupaten Magelang luar biasa dan saat ini tidak hanya tersentral di Borobudur,” kata Saryan.

Perkembangan pariwisata di Kabupaten Magelang kini muncul berdasarkan potensi wilayah yang ada, seperti di Nepal Van Java, Gunung Telomoyo dan Ketep Pass. Potensi ini menjadi tuntutan bagi warga di Kabupaten Magelang agar banyak melahirkan UMKM lokal, sehingga saat ini ada ratusan UMKM di Kabupaten Magelang.

Dalam kegiatan tersebut, dihadirkan ratusan pelaku UMKK yang merupakan binaan Pemerintah Daerah Kabupaten Magelang, Hipmi, komunitas Pesona Magelang, dan lainnya, yang banyak bergelut tentang ekonomi kerakyatan di tingkat paling bawah di Kabupaten Magelang.

“Dan sejauh ini, mereka mempunyai modal kemandirian ekonomi yang begitu kuat, tetapi belum sepenuhnya mereka itu berdaya dari sisi ekonomi pula,” terang Saryan.

Problematika yang ada di Kabupaten Magelang, menurutnya adalag minimnya penggunaan E-katalog lokal yang belum bisa maksimal. Karenanya, ia berharap besar UMKM di Kabupaten Magelang, baik yang berbasis pertanian, pariwisata, di kemudian hari bisa menggunakan E-Katalog. Ini menjadi sebuah gerakan ekonomi bersama yang akan menopang kemandirian ekonomi pada tataran masyarakat lokal di Kabupaten Magelang.

Pihaknya mengapresiasi LPKK yang sudah memberikan kesempatan masyarakat dan pelaku UMKM di Kabupaten Magelang untuk terlibat secara aktif dalam pengadaan batang dan jasa khususnya UMKM melalui E-Katalog yang ada di Kabupaten Magelang.

“Besar harapan kami, dari kegiatan UMKM yang ada ini nantinya bisa menjadi gerakan bersama, yaitu gerakan pertumbuhan ekonomi yang ada di level paling bawah, khususnya di Kabupaten Magelang,” katanya.

Adapun Hendrar Prihadi mengatakan melalui E-Katalog, sistem pengadaan barang dan jasa oleh Pemerintah bisa dipersingkat, yang dulu membutuhkan waktu hingga 30 – 45 hari. ” Sekarang dengan E-Katalog semua bisa dilakukan dengan klik, transaksi, minggu ini dikirim dan langsung dibayar. Dan kita dorong supaya E-Katalog bisa didorong untuk berkembang,” katanya.

Pria yang akrab disapa Hendi ini mengatakan pada tahun 2045 Indonesia akan masuk usia emas. Syaratnya ada tiga yaitu ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan (ipoleksosbudhankam) harus stabil dan kondusif, anak muda harus produktif dan pertumbuhan ekonomi harus konsisten di atas 5 persen.

” Mari kita bekerja keras, kita konsisten, kita terus kembangkan bisnis kita, tidak ada yang tidak mungkin di dunia sepanjang kita punya keinginan kemauan dan doa,” tegasnya. (Adv)