LSPR Sukses Gelar “Perca Festival 2023” Untuk Bangun Peluang Usaha Melalui Produk Dari Kain Perca

INILAHONLINE.COM, BOGOR – Mahasiwa London School Public Relation (LSPR) sukses menggelar “Perca Festival 2023” Kota Bogor. Kegiatan Penyelenggaraan festival ini dengan maksud dan tujuan untuk membangun peluang usaha melalui produk dari kain perca di Kampung Perca, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogorm Selasa (27/6/2023).

Kampung Perca, Sindangsari, Bogor Timur dikenal sebagai pengrajin produk berbahan dasar kain perca (sisa kain). Produk yang dihasilkan seperti baju, rok, tas, dompet, tempat tisu, lap tangan gantung, keset, buku tulis, sajadah travel, dan berbagai macam aksesoris lainnya.

Kampung Perca juga memproduksi produk khas Sunda yaitu Totopong dan Pangsi. Produk ini dibuat dari kumpulan potongan kain perca yang dibentuk menjadi pola yang unik, menarik, bermanfaat dan memiliki nilai jual.

Untuk memperkenalkan produk-produk yang dihasilkan oleh Kampung Perca, mahasiswa LSPR menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Perca Fest” yang merupakan singkatan dari Perca Festival. Perca Fest digelar pada tanggal 25 Juni 2023 di Kampung Perca, Sindangsari, Bogor Timur.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh mahasiswa LSPR jurusan Public Relations & Digital Communication (PRDC) ini, bertujuan untuk memperkenalkan produk kerajinan Kampung Perca sehingga terbangun peluang usaha bagi masyarakat setempat.

Kegiatan pertama yang dimulai dengan penampilan tari Tunggul Kawung dari Kampung Seni Edas sebagai peresmian dibukanya acara Perca Fest. Selanjutnya terdapat kegiatan minitalkshow dengan tema “Pentingnya Mendukung Pengelolaan Limbah Perca” yang dihadiri oleh Eny Wulan selaku pembina pengrajin Kampung Perca dan Adrie Basuki Fashion

Designer local brand yang pernah berkolaborasi dengan Kampung Perca, yang mengisi mini talkshow sebagai pembicara. Mini talkshow dimaksudkan agar masyarakat mengetahui potensi yang dimiliki Kampung Perca, sehingga tertarik dan ikut serta dalam pengelolaan Kampung Perca.

Kegiatan ketiga dimulai melalui kata sambutan yang disampaikan oleh Walikota Bogor Bima Arya mengenai adanya kegiatan Perca Festival. Kampung Perca sangat keren karena mampu untuk berkolaborasi dengan mahasiswa LSPR dalam menyelenggarakan Perca Festival.

“Sesungguhnya saya berterimakasih kepada LSPR dan semuanya karena sudah membuat event seperti ini, dan selanjutnya diharapkan untuk lebih sering mengadakan acara seperti ini,” ungkap Bima Arya.

Sealin itu,Walikota Bogor juga menyampaikan alasannya mengapa harus sering mengadakan kegiatan seperti Perca Festival dan menyampaikan harapannya untuk Kampung Perca di Bogor Timur Kota Bogor

“Dengan adanya acara kegiatan seperti ini akan membuka ladang rejeki khususnya untuk para UMKM. Saya berharap, untuk kedepannya semoga eksistensi dari Kampung Perca semakin terkenal di seluruh Indonesia”, ujar Walikota Bogor sembari memberikan salam kepada isterinya yang turut hadir dalam event Perca Fest 2023.

Selanjutnya, kegiatan kedua adalah lomba Fashion Show yang diikuti oleh masyarakat Kampung Perca dengan menampilkan hasil kerajinan produk Kampung Perca. Kegiatan ketiga, Fashion Shock dengan melibatkan mahasiswa LSPR sebagai model, dimana menampilkan produk hasil kolaborasi antara Kampung Perca dengan Handayani Geulis.

Kegiatan ini dinamakan Fashion Shock karena pada mulanya masyarakat tidak mengetahui adanya kegiatan Fashion Shock. Selain itu, terdapat lomba fotografi yang dapat diikuti oleh masyarakat umum dan bazar UMKM yang diikuti oleh masyarakat Kampung Perca yang memiliki usaha.

Dari beberapa kegiatan yang siapkan, kegiatan terakhir dalam event Perca Fest adalah memberikan kegiatan hiburan untuk masyarakat Kampung Perca dan pengunjung yang telah datang untuk bernyanyi bersama salah satu panitia dari Perca Fest.

Panitia yang tampil bernyanyi adalah Gabriel Jhon dengan membawakan lagu milik penyanyi Chrisye “kala cinta menggoda” dan disambung dengan lagu dari Raim Laode berjudul “Komang”.

Dari persembahan lagu-lagu tersebut, membuat animo masyarakat terus meningkat dan semakin terasa ketika para pengunjung dan warga Kampung Perca mengetahui Walikota akan menyanyikan lagu. Sontak saja, membuat pengunjung histeris dan mereka pun larut ikut bernyanyi bersama diiringi suara Walikota Bogor Bima Arya.

Kegiatan Perca Fest merupakan salah satu projek yang diberikan oleh empat dosen Public Relations dengan mata kuliah seperti Creative Production and Publicity, Public Relations Communication Technique, Community Development dan Public Relations Program an Evaluation.

Tujuan LSPR mengadakan projek ini adalah untuk membuat mahasiswanya siap untuk memiliki pengalaman dan skill langsung sebelum terjun langsung ke dalam dunia kerja.

Kampung Perca yang berlokasi di Sindangsari, Kecamatan Bogor Timur yang berdiri pada tahun 2020. Awal berdiri Kampung Perca dikarenakan adanya pandemi Covid-19 yang menyebabkan peningkatan jumlah pengangguran di masyarakat Sindangsari.

Dengan adanya pandemi Covid-19 lalu, membuat Nining selaku ketua PKK Desa Sindangsaridan dan seorang penjahit bernama Mardianto di Desa Sindangsar beserta masyarakat secara bersama-sama menciptakan peluang usaha dari potensi yang dimiliki di saat pandemi melanda

Menurut Nining, pihaknya berharap dengan adanya Perca Festival ini bisa menjadi motivasi khususnya bagi para ibu di Kampung Perca dan seluruh warga Sindangsari pada umumnya.

“Perca Festival juga bisa menumbuhkan ide-ide, gagasan serta inovasi yang bisa lebih memajukan Kampung Perca. Selain itu, kegiatan ini dapat memperkenalkan produk-produk Kampung Perca lebih luas lagi”, pungkasnya. (ADV)