oleh

Memasuki Bulan Ramadhan Vaksinasi Covid-19 Di Kota Bogor Tetap Berjalan

INILAHONLINE.COM, BOGOR – Meski saat ini akan memasuki bulan suci Ramadhan, Pemerintah Kota Bogor memastikan jadwal pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tetap berjalan dan tidak ada perubahan. Pelaksanaan vaksinasi akan dilakuan mulai 12 April mendarang dan dilakukan pada pagi hingga sore hari. Demikian dikatakan Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim di Kota Bogor, Rabu (24/3/2021)

“Pada bulan Ramadhan tetap dilaksanakan vaksinasi untuk mengejar target sasaran pelaksanaan vaksinasi tahap kedua, yakni orang yang bekerja pada pelayanan publik dan lansia (lanjut usia),” katanya.

Menurut Wakil Walikota, Pemerintah Kota Bogor melaksanakan vaksinasi sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan pada program vaksinasi nasional, yakni vaksinasi terus berjalan hingga akhir Juni 2021.

Dijelaskan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 pada bulan Ramadhan, proses dan prosedurnya sama saja dengan sebelum Ramadhan, karena waktu pelaksanaan dan sasaran penerimanya juga sama.

“Bagi sasaran penerima vaksin yang memiliki kebutuhan khusus, seperti membutuhkan asupan makanan satu jam sebelum divaksin bisa saja dilakukan. Nanti, puasanya diganti pada waktu berikutnya,” ujarnya Didie

Lebih lanjut, Wakil Walikota Bogor menambahkan, untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini sudah ada aturan dari pemerintah pusat dan Majelis Ulama Indonesia (MUI), bahwa vaksinasi pada bulan Ramadhan tidak membatalkan ibadah puasa.

“Vaksinasinya tidak membatalkan puasa, tapi kalau penerima vaksinnya misalnya merasa tidak kuat dan ingin membatalkan puasa pada hari itu, maka bisa menggantinya pada hari waktu berikutnya setelah bulan Ramadhan,” imbuhnya,

Sebelumnya, Walikota Bogor, Bima Arya mengatakan, Pemerintah Kota Bogor berharap dan menargetkan dapat menyelesaikan vaksinasi tahap kedua kepada 109.000 sasaran penerima, sampai akhir Juni 2021.

“Kami mengejar target pelaksanaan vaksinasi, Pemerintah Kota Bogor akan meningkatkan intensitasnya dengan menambah tempat pelaksanaannya, yakni di 15 rumah sakit, 25 Puskesmas, klinik, maupun di gedung, mal, serta secara “drive thru” di GOR Pajajaran.

Masih kata Bima, jumlah sasaran penerima vaksinnya juga ditingkatkan, dari sekitar 3.000 orang per hari akan menjadi sekitar 7.000 orang per hari. (Piya Hadi)

Komentar