Merajut Identitas Pariwisata Kabupaten Magelang: Langkah Disparpora Melalui Focus Group Discussion

INILAHONLINE.COM, MAGELANG — Pemerintah Kabupaten Magelang, melalui Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora), telah aktif melibatkan praktisi dan kelompok masyarakat dalam upaya memajukan sektor pariwisata. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Branding Pariwisata Kabupaten Magelang Tahun 2023.” Acara ini berlangsung di Nalendro Cafe Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Selasa, Selasa (07/11-2023).

Dalam sambutan yang dibacakan oleh Kabid Pemasaran dan Ekonomi Kreatif Disparpora Kabupaten Magelang, Zumrotun N Rini SE, Kepala Disparpora Kabupaten Magelang, Mulyanto S.H.,M.M, menekankan pentingnya membangun citra wilayah yang kuat melalui branding dalam dunia pariwisata. Branding dianggap sebagai kombinasi unik dari nama, simbol, logo, desain, warna, dan pesan yang dapat membedakan Kabupaten Magelang dari destinasi lainnya.

Pada FGD ini, narasumber berasal dari berbagai latar belakang, termasuk Arif Yulianto (Kabid Bappeda dan Litbangda), Edward Alvian (Forum DTW), Aris Widiyanto (Tourism Development Consultant dan Trainer), Artin Bayu Mukti (Unisbank Semarang), serta Sahrudin (Pesma). Acara ini dihadiri oleh sekitar 50 peserta, yang mewakili beragam pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, seperti Taman Wisata Candi (TWC Borobudur), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Generasi Pesona Indonesia (GenPi), Museum Cagar Budaya (MCB), Duta Wisata, Consultant Milenial Pariwisata, PHRI, Forum DTW, Pesona Magelang, Klaster Pariwisata dan lainnya.

Mulyanto menjelaskan bahwa FGD adalah langkah kunci untuk meningkatkan strategi pemasaran pariwisata dan ekonomi kreatif melalui branding. Branding pariwisata merupakan langkah krusial dalam mempromosikan destinasi wisata, yang dapat meningkatkan daya tariknya di mata para wisatawan.

Zumrotun N Rini menambahkan bahwa branding ini bertujuan untuk meningkatkan promosi dan pemasaran pariwisata serta ekonomi kreatif, sambil menciptakan identitas branding yang kuat bagi Kabupaten Magelang sebagai tujuan wisata, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Selanjutnya, ide-ide kreatif yang muncul dari FGD ini akan dijadikan dasar untuk menggelar sayembara desain logo dan tagline wisata Kabupaten Magelang. Hal ini akan dilakukan setelah menerima masukan dan usulan dari masyarakat. Dengan memiliki branding yang kuat dan daya tarik yang menarik, Pemerintah Kabupaten Magelang berharap dapat mengukuhkan posisi pariwisata di daerah ini, membangun kepercayaan, dan memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat. Tujuan utamanya adalah membuat Kabupaten Magelang semakin dikenal di seluruh Nusantara hingga mencapai panggung internasional.

Aris Widiyanto Tourism Development Consultant dan Trainer, menyoroti pentingnya branding yang kuat bagi Kabupaten Magelang sebagai destinasi wisata. Menurutnya, branding yang baik dan mudah diingat dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah ini, mengingat keberagaman destinasi wisata yang dimiliki, seperti keindahan alam, gunung, sungai, hingga candi, termasuk Candi Borobudur yang sudah mendunia. (ali subchi)