Nurhayanti Lepas 404 Jamaah Haji Asal Kabupaten Bogor

Megapolitan375 Dilihat

INILAHONLINE.COM, CIBINONG – Rasa haru terlihat dari keluarga para calon jamaah haji saat melihat pelepasan jamaah asal Kabupaten Bogor kloter 10 yang berjumlah 404 orang oleh Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti, bertempat di Gd. Tegar Beriman, Cibinong, pada Kamis (19/7/2018).

Suasana haru semakin terasa ketika para jemaah naik ke bus.

“Ibu, bapak hati-hati ya disana, jaga kesehatan juga, maafin bila ada kesalahan, “kata salah seorang pengantar ketika keluarganya berpamitan untuk pergi beribadah ke tanah suci mekah.

Dalam sambutannya Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti mengatakan kesempatan menunaikan ibadah haji tidak hanya berkaitan dengan kelapangan rezeki, akan tetapi juga berhubungngan dengan keterbatasan kuota calon haji yang sangat terbatas dan membutuhkan penantian selama bertahun-tahun.

“Saya berharap kesabaran saudara-saudara dalam menunggu jadwal keberangkatan haji mendapatkan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT, serta menjadi sumber motivasi untuk menunaikan ibadah haji semata-mata demi mencapai ridho Allah SWT, “katanya.

Ia juga menambahkan jaga kesehatan fisik dan mental serta gunakan strategi pengelolaan waktu dan kegiatan, agar energi dan stamina tidak terforsir sebelum waktunya. Pelihara silaturahim dan senantiasa tolong menolong dalam kebaikan, agar dapat mengatasi setiap hambatan secara bersama-sama serta dalam keberkahan dan ridho Allah SWT.

“Kembali ke tanah air dengan selamat sebagai haji mabrur dan mabruroh yang siap mengembangkan organisasi ikatan persaudaraan haji Indonesia serta mampu berkontribusi membantu Pemerintah Kabupaten Bogor dalam membangun kesalehan sosial di tengah masyarakat, “katanya.

Nurhayanti juga menjabarkan adapun fasilitasi yang diberikan adalah layanan transportasi, petugas pemandu/pemantau haji daerah dan petugas tim kesehatan haji daerah, layanan pengangkutan tas koper/porter di Cibinong dan embarkasi haji bekasi serta layanan kantor haji satu atap.

“Perlu dipahami oleh setiap calon haji bahwa pelaksanaan ibadah haji itu dilakukan di arab saudi, sehingga kita harus menghormati aturan, ketentuan serta budaya yang berlaku di negara tersebut. Oleh karenanya, jauhi tindakan-tindakan yang tidak terpuji dan hendaknya tidak melakukan kegiatan yang dilarang, “tandasnya. (Basir)