Penderita Tumor Mulut Keluhkan Pelayanan RSUD Ciawi

Megapolitan420 Dilihat

InilahOnline.com (Ciawi) -Pelayanan medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi, Kabupaten Bogor dikeluhkan keluarga pasien tidak mampu Simah, warga Kp. Cikuda RT027/RW012 Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Gunung Puteri Kabupaten Bogor, Meski pasien tersebut sudah memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) dengan nomor 0001725765142, namun pelayanananya kurang maksimal.

Menurut Erie Arvit salah seorang aktivis kesehatan mengatakan, Simah pasien penderita tumor dibagian rongga mulutnya yang sudah akut selain mengeluaran darah serta terdapat belatung dan berbau busuk itu, sudah hampir delapan bulan lamanya menjalani pengobatan rawat jalan di RSUD Ciawi Bogor, namun penangananya terkesan bertele-tele.

“Pasien terkesan dilempar kesana-kesini untuk mendapatkan pengobatan rawat jalan, padahal dimulutnya sudah mengeluarkan darah dan dagingnya berjatuhan sedikit demi sedikkit, juga terdapat belatung dan berbau busuk. Pernah beberapa waktu lalu menjalani rawat jalan ke poli namun dipegang juga tidak sama dokternya dan suruh kembali lagi hari kamis,” akunya.

Lanjut Erie, sebelumnya kasus pelayanan Ibu Simah ini mungkin sudah diketahui oleh Direktur Utama RSUD Ciawi Hesti Iswandari Soedarsono, namun tetap saja penangannya tidak sesuai harapan keluarga miskin itu.

“Saat ini, pasien dalam keadaan lemah dan kecapean, maksud saya, bo’ya di rawat inapkan saja supaya setidaknya jika rawat inapkan mendapatkan infusan sedikit membantu kesehatan pasien yang kondisinya semakin menurun. Dan perlu diketahui Ibu Simah sudah tidak punya rumah lagi karena dijual untuk biaya perawatan selama 8 bulan mondar mandir RSUD dan saat ini tinggal bersama anaknya yang keadaannya juga tidak mampu,” keluhnya.

Sementara itu, Direktur Utama RSUD Ciawi Hesti Iswandari Soedarsono memberikan keterangan melalui pesan singkat (WhatsApp) kepada wartawan ketika diminta penjelasannya, dirinya membenarkan adanya pasien bernama Simah yang sudah melakukkan pengobatan rawat jalan di RSUD Ciawi. Menurutnya, “Tidak ada perbedaan layanan baik pasien mampu dengan kurang mampu, semua dilakukan sesuai dengan prosedur, ada tahapan yang harus dilalui sesuai dengan kasusnya,” jelasnya.

Lebih lanjut Hesti menjelaskan, keberadaan pasien tersebut memang sedang dalam penanganan perawatan di RSUD Ciawi, dan sebagai informasi pasien tersebut seharusnya mendapat penanganan di RS Fatmawati, dikarenakan jadwal operasinya baru bisa dilaksanakan Mei 2017 mendatang, jadi mendapat rujukan ke RSUD Ciawi, dan lanngsung ditangani.

“Memang ibu Simah sedang dalam penanganan perawatan di RSUD Ciawi, namun dia seharusnya pasien di RS Fatmawati karena jadwalnya baru ada di bulan Mei, sehingga minta berobat ke RSUD Ciawi. Kami sudah melayani sesuai dengan prosedur medik, hari Kamis mendatang pasien dijadwallan untuk ke poli penyakit dalam sambil menunggu pelaksanaan operasi pengangkatan tumornya itu,” pungkasnya. (nicko)