oleh

Perumda Tirta Pakuan Bantu 4000 Liter Air Bersih di Tiga Titik Lokasi Bencana Kabupaten Bogor

INILAHONLINE.COM, BOGOR

Tiga lokasi pengungsian korban longsor dan banjir di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, menjadi titik kunjungan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor dipimpin Dirum Rino Indira Gustiawan beserta beberapa karyawan, dan Wakil Ketua 1 DPRD Kota Bogor Jenal Mutaqin (JM) bersama perwakilan pemuda pemudi Griya Katulampa, warga RW 12 Kelurahan Sindangrasa dan Sindangsari, tim Sadulur JM serta HMI Cabang Kota Bogor.

Sebelum berangkat menuju lokasi, dilakukan serah terima paket bantuan dari seluruh karyawan Perumda Tirta Pakuan secara simbolis oleh Dirut Deni Surya Senjaya kepada Dirum Rino Indira disaksikan Jenal Mutaqin, Sabtu (11/1/2020), di halaman kantor Perumda Tirta Pakuan, Jalan Siliwangi.

Rombongan yang membawa sejumlah bantuan menemui warga di titik pertama lokasi pengungsian di Kampung Pasir Kupa RT 02, RW 03, Desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya. Di lokasi itu, satu truk tangki berisi air bersih dari Perumda Tirta Pakuan berkapasitas 4000 liter diberikan kepada warga. Bantuan lainnya berupa makanan, pakaian dalam, kebutuhan balita, susu, obat obatan, makanan ringan dan lain lainnya diserahkan oleh Jenal Mutaqin dari DPRD Kota Bogor dan Dirum Rino Indira.

Dirum Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira mengatakan, berbagai bantuan yang diberikan merupakan sumbangan dari para karyawan dan perusahaan. Dalam penyalurannya agar tepat sasaran langsung diterima oleh warga, dilakukan dulu penyisiran dan pendataan oleh HMI Cabang Kota Bogor yang sudah beberapa hari berada di lokasi Kecamatan Sukajaya.

“Teman teman dari mahasiswa HMI Cabang Kota Bogor sebelumnya melakukan survei dan melihat kondisi warga untuk menerima bantuan air bersih, termasuk bantuan bantuan lainnya yang merupakan bantuan dari karyawan. Mudah mudahan bantuan yang diserahkan bermanfaat bagi warga korban banjir dan longsor,” katanya.

Sementara, Wakil Ketua 1 DPRD Kota Bogor Jenal Mutaqin didampingi Anggota DPRD Fraksi Gerindra Said Mohan, menuturkan, bantuan yang dibawa berasal dari DPRD Kota Bogor dan dari masyarakat. JM juga mengaku terharu ketika menemui warga di lokasi pengungsian, bercengkrama langsung dengan anak anak dan melihat kondisi lokasi bencana banjir dan longsor.

“Kita sudah berjumpa langsung dengan warga dan menyerahkan bantuan. Kondisi warga di pengungsian memang sangat memprihatinkan, semoga secepatnya kondisi ini bisa pulih dan warga bisa menempati rumahnya kembali,” ucap Jenal.

Politisi Gerindra ini memberikan catatan penting bagi donatur dan warga yang akan membantu, untuk pakaian layak pakai belum waktunya dikirim dan lebih memprioritaskan mengirim makanan, pakaian dalam, kebutuhan balita, sembako, obat obatan, makanan ringan dan air mineral. “Itulah yang saat ini sangat dibutuhkan oleh warga. Semoga bantuan terus menerus mengalir dan warga bisa kembali beraktifitas seperti biasanya,” harapnya.

Rombongan kemudian menuju ke lokasi penyaluran bantuan titik kedua kepada warga yang mengungsi di kantor Desa Pasir Madang, Kecamatan Sukajaya dengan mengirimkan tangki air bersih berkapasitas 4000 liter dan bantuan bantuan lainnya. Dan titik lokasi ketiga kepada warga di Desa Pasir Nangka, Kecamatan Cigudeg.

Ketua RT02, RW 04 Kampung cibuluh, Desa Harkat Jaya, Solehudin mengucapkan terima kasih kepada Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dan Jenal Mutaqin bersama warga Kota Bogor yang telah memberikan bantuan bagi warga. “Kami sangat mengharapkan adanya air bersih dan alhamdulilah dibantu oleh Perumda Tirta Pakuan yang mengirim tengki air bersih kesini,” ujarnya.

Solehudin menjelaskan, ada 760 jiwa yang saat ini mengungsi, rumah rusak sebanyak 45 rumah dan rumah yang hanxur rata dengan tanah ada 4 rumah. Kebutuhan warga saat ini makanan ringan dan sembako, kebutuhan balita, susu anak anak dan alat alat sekolah serta obat obatan.

“Bantuan apapun kami menerima, tetapi yang paling prioritas saat ini hanya itu saja, warga berharap makanan dan sembako untuk sehari hari, serta kebutuhan bayi dan anak anak,” jelasnya.

(Piya Hadi)

Komentar