Profesi Jurnalistik Harus Dijalankan Sesuai Norma Etika

Berita, Megapolitan224 Dilihat

INILAHONLINE.COM, GUNUNGSINDUR — Profesi jurnalistik harus dijalankan sesuai dengan kaidah dan norma norma etika dan Undang- undang pokok jurnalistik.

Pasca reformasi, saat ini telah terjadi euforia yang menyebabkan kebebasan pers. Berbagai organisasi kewartawan banyak bermain nculan,” kata Ketua PWI H.Subagiyo, saat memamaparkan pemahaman UU pers No 40 tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik di aula kecamatan Gunungsindur, Selasa (5/12-2023).

Terlebih, Subagiyo, karena banyak keluhan-keluhan pelaku yang mengatasnamakan oknum wartawan.

“Banyak yang perlu diberi pemahaman, desa adalah bagian yang kita sebut sebagai pahlawan Desa dan pahlawan sesuai dengan aspek di bidang nya,” tambahnya.

Ketua PWI Kab Bogor H.Subagiyo juga menyampaikan, pada kesempatan ini serta teman-teman PWI bisa berkunjung ke kecamatan Gunung Sindur.

“Saya merasa bangga di Kecamatan Gunung Sindur dan merasa kompak bagi paguyubannya,” ujarnya.

Camat Gunungsindur, Dace Hatomi mengatakan, pelaksanaan sosialisasi pemahaman UU Pers tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik, sangat di perlukan untuk menambah wawasan aparatur pemerintah soal profesi kewartawan.

“Kami butuh pengetahuan soal jurnalistik. Sekaligus kesempatan, kami untuk mengeluarkan uneg uneg ,” ujarnya.

Diakui Dace, acara safari jurnalistik,semestinya sudah setahun lalu direncanakan, karena kebetulan ada beberapa kegiatan, maka baru saat ini direalisasikan.

” Kebetulan lagi, para pembicara dari para pengurus PWI, sudah saya kenal, semua adalah teman teman saya sejak lama,” tuturnya .

Dalam acara tersebut, juga menampilkan tiga pembicara lain, yakni Piyarso Hadi dengan materi sejarah keberadaan PWI kab Bogor, Untung Bahtiar dan M.Sahid.(Basir)

banner 521x10

Komentar