SDN Bangka 3 Kota Bogor, Juara Baris-Berbaris Se-Jabar

Latihan Setiap Hari, Diajari Kedisiplinan Hingga Moralitas

INILAHONLINE.COM, BOGOR – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bangka 3 Kota Bogor punya segudang prestasi. Selama setahun terakhir ini, tercatat 118 piala diraih baik tingkat Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat hingga tingkat nasional. Terakhir sekolah ini meraih juara pertama pada final lomba baris berbaris saat kegiatan Apel Besar Paskibraka Se-Jawa Barat Tahun 2023 di halaman belakang, Gedung Sate, Kota Bandung, Ahad (20/8/2023).

Sekilas mendengar nama SDN Bangka 3 bukan berada di Kota Bogor. Nama Bangka lebih familiar dengan sebuah pulau di Provinsi Bangka Belitung. Ya, Bangka Belitung ini terkenal dengan lokasi syuting film Laskar Pelangi  yang menceritakan semangat anak-anak sekolah dasar dalam menggapai cita-citanya di tempat belajar yang serba kekurangan. 

Nah, rupaya semangat anak-anak di film Laskar Pelangi dari Pulau Bangka Belitung ini  tercermin dari semangat anak-anak SDN Bangka 3 di Kelurahan Baranangsiang. Lokasi sekolah SDN Bangka 3 ini berada di Jalan  Bangka Nomor 78 RT 1/RW 1 Kelurahan Baranangsiang Kecamatan Bogor Timur atau tepatnya berada di sebelum Jembatan Otista yang saat ini sedang dalam  pelebaran. 

Sekolah  yang dipimpin Kepala Sekolah Reni Royani  ini memiliki segudang prestasi akademik maupun non akademik.  Bahkan untuk menampung piala-piala yang terkumpul selama satu tahun, ruang kepala sekolah pun penuh sesak. Bayangkan 118 piala dari perlombaan tingkat kecamatan, Kota Bogor, Jawa Barat hingga tingkat nasional selalu diraih siswa-siswi SDN Bangka 3. Misalnya saja pada 2023 ini meraih juara 1 dan 3 pramuka siaga tingkat nasional di Bumi Perkemahan Cibubur

Masih di Pramuka, penggalangnya juga meraih juara pertama se-Kota Bogor untuk pertolongan pertama gawat darurat (PPGD). Begitu juara 3 dokter cilik tingkat Kota Bogor dan juara 2 untuk putra dan juara 3 untuk putri juara turnamen bola voli tingkat Kota Bogor. Begitu juga untuk senam meraih juara kedua tingkat Kota Bogor. Khusus untuk lomba keterampilan berbaris tim SDN Bangka 3 juara kedua LKB HUT Bhayangkara di Mapolda Jabar pada Juli 2023. 

Terbaru, juara pertama pada lomba baris berbaris saat Apel Besar Paskibraka Se-Jawa Barat Tahun 2023. Pada lomba itu, SDN Bangka 3 mewakili Kota Bogor karena sebelumnya menjadi juara lomba baris berbaris tingkat Kota Bogor pada Juni lalu. Saat itu, juara keduanya SDN Cipaku 2 dan juara ketiga SDN Sindangsari. 

Nah, pada Apel Besar bertajuk Paskibraka Sebagai Pengawal Pancasila untuk Indonesia Juara lahir dan Batin tersebut merupakan acara rutin untuk mempererat silaturahim para Paskibraka seluruh angkatan se-Jawa Barat. Apel Besar Paskibraka dihadiri sekitar 5.000 anggota Paskibraka dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. 

Saking besarnya lomba tersebut membuat anak-anak dari SDN Bangka 3 sedikit gugup dan minder. Namun karena tekad ingin tampil terbaik, rasa tak percaya diri itu luntur. Terlebih tim baris berbaris SDN Bangka 3 ini rutin latihan hampir setiap hari menjelang lomba keterampilan baris berbaris tingkat Jawa Barat ini.

‘’Gugup dan rasa takut tampil saat lomba besar ini bisa hilang karena kami rajin berlatih yang awalnya seminggu dua kali yakni setiap senin dan hari jumat, nah pada saat menjelang hari H lomba kami berlatih setiap hari,’’ kata Penanggungjawab Ekstrakurikuler Latihan Keterampilan Baris Berbaris  (LKBB), SDN Bangka 3, Sri Hastuti. 

Menurutnya, kunci keberhasilan dan kesuksesan tim LKBB SDN Bangka 3 adalah kebersamaan antara guru dan orangtua murid melalui komite sekolah. Tanpa sinergitas tersebut, sulit untuk mencapai prestasi-prestasi yang sudah diraih siswa dan siswi sekolah ini. ‘’Anak-anak SD kami untuk keterampilan baris berbaris ini sudah bisa disamakan dengan siswa SMP. Ini kata juri lombanya lho,’’ papar Sri Hastuti. 

Lebih jauh Sri menjelaskan, sinergitas dengan orangtua siswa ini sangat menentukan. Ini karena sekolah hanya memfasilitasi untuk uang pendaftaran saja. Sementara untuk biaya akomodasi, transportasi ke lokasi acara di Bandung tentunya membutuhkan dana yang tidak sedikit. Beruntung orangtua di SDN Bangka mendukung penuh dengan gotong royong, bahu membahu untuk mencukupi kebutuhan selama lomba di Bandung. 

Begitu juga selama berada  ibu Kota Jawa Barat dan saat berada di rumah, para orangtua menjaga kondisi kesehatan anak-anaknya  agar tidak sakit. ‘’Para orang tua yang anaknya ikut lomba baris berbaris juga serius memperhatikan pola makan, tidur dan berlatihnya agar tetap bugar,’’ tegas Sri. 

Tim baris berbaris SDN Bangka 3 ini terdiri dari 16 anak, dan 2 anak cadangan. Hafiz didaulat jadi komandan peleton (Danton) dan Fadil Arbiandono jadi penjuru. Sedangkan anggota baris berbaris yakni Faris, Khafa, Algi, Wildan, Deden, Nissa, Enca, Adzwa, Lorena, Nasya, Raisya, Naila, Rasifa dan Zalwa. Sedangkan Zia dan Kenan berada di cadangan. Sementara pelatih terdiri dari Derry Darisman, Ryan Hidayat, Wisnu Prayogo dan Risma yang merupakan Purna paskibraka Kota Bogor.

Tim pelatih ini melatih siswa-siswi SD Bangka 3 tersebut  mulai dari kedisiplinan, kekompakkan, kerapihan, kreafitas, formasi, variasi. Nah dalam melatih siswa-siswi ini, pelatih juga melatih mental dan psikologi saat tampil di muka umum agar tak gugup atau salah gerakan. Bahkan para pelatih ini selalu menekan selalu salat tepat waktu. Makanya saat adzan berkumandang latihan selalu berhenti dan menjalankan ibadah salat. 

“Pelatih juga memberikan pelatihan lain seperti cara duduk yang baik, cara minum dan makan yang benar hingga selalu menekankan moral dalam bicara maupun tindakan,’’ tegas Sri. 

Sementara itu, Nina salah seorang orangtua siswa SDN Bangka 3 selalu setia mendampingi putranya pada saat lomba baris berbaris tingkat Jabar tersebut. Dirinya merasa tenang anaknya berada di lingkungan SDN Bangka 3, sehingga  tak perlu terus menerus menunggu anaknya berada di lingkungan sekolah.

‘’Alhamdulillah lingkungan di SDN Bangka 3 baik, gurunya baik-baik sehingga saya merasa aman menitipkan anak saya sekolah baik belajar maupun mengikuti kegiatan ektrakuriluker,’’ tegas Nina yang juga warga Perumahan Mutiara Bogor Raya ini. 

Dirinya merasa senang putranya bisa berprestasi. Ini membuktikan sekolah dasar negeri juga bisa bersaing dengan sekolah swasta ternama atau sekolah alam di Bogor, terutama dalam memberikan keleluasaan siswa-siswanya berkreasi dan berprestasi sesuai minat  dan bakatnya. (Advetorial)