oleh

Sosialisasikan Pilkada Serentak, KPU Kota Bogor selenggarakan Media Gathering

-Megapolitan, Politik-110 Dilihat

InilahOnline.com (Kota Bogor) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor Mengajak para awak media untuk melakukan sosialisasi dan diskusi terkait pelaksanaan Pemilu, yang akan di laksanakan pada tahun 2017 sampai 2019 nanti merupakan tahun politik, di mana akan dilaksanakannya pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan Wali Kota serta Gubernur secara serentak. Demikian pula Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) yang akan dilaksanakan secara serentak pula.

Media sebagai pilar keempat negara memiliki peran sangat strategis ikut menyukseskan pesta demokrasi. Maka, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penegak demokrasi memerlukan sinergitas dengan media.

media gathering ini dilaksana dilokasi, Panjang Jiwo Resort, Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (29/4/2017).

Selain itu diisi dengan kompetisi paintball yang pesertanya terdiri dari pegawai KPU kota Bogor serta para Jurnalis yang ikut serta dalam acara kegiatan tersebut, kesempatan baik ini dimanfaatkan oleh KPU untuk melakukan sosialisasi dan diskusi terkait pelaksanaan Pemilu. Baik Pilbup, Pilwakot, Pilgub serentak yang direncanakan tanggal 27 Juni 2018 maupun Pileg dan Pilpres tanggal 17 April 2019.

Dikatan,” Ketua KPU Kota Bogor, Undang Suryatna. Sosialisasi ini penting terlebih dengan adanya perubahan Undang-Undang Pemilu. Di mana di dalam peraturan baru tersebut salah satunya diatur mengenai posisi media; iklan calon kepala daerah di media, pemberitaan pemilu di media, pemasangan atribut kampanye, dan sejenisnya.

“Pasangan calon kepala daerah yang sudah ditetapkan tidak boleh lagi pasang iklan sendiri di media. Tapi semuanya sudah dibiayai atau dicover APBD melalui KPU. Kalau ada yang melanggar bisa kena sanksi pembatalan sebagai calon. Bahan kampanye juga dibiayai APBD,” katanya.

Demikian pula tentang pemberitaan calon kepala daerah. Disampaikannya, bentuk dan spesifikasi pemberitaan harus seimbang atau merata untuk semua calon. Tidak boleh lagi ada keberpihakan hanya untuk satu pasangan calon. “Pada masa tenang media boleh memberitakan tapi harus tetap sama. Bukan kampanye. Profil calon yang tak seimbang dilarang,” jelasnya.

Demikian halnya pemasangan alat peraga kampanye. KPU akan mengaturnya. Jadi, calon tak perlu banyak biaya untuk sosialisasi.

Undang menjelaskan, tahapan Pemilukada paling lambat akan segera dilaksanakan pada September 2017. “Untuk pendaftaran pasangan calon dari partai perkiraan Februari Maret. Salah satu syaratnya harus ada SK DPP. Sedangkan pendaftaran untuk pasangan calon independen mulai Desember. Salah satu syaratnya minimal punya 51.014 dukungan atau 7,5 persen dari DPT hasil pemilu terakhir Kota Bogor atau DPT Pilpres,” jelasnya didampingi Komisioner KPU Bambang Wahyu dan jajaran. 

Acara ini diikuti 80 peserta dari awak media cetak maupun elektronik, pegawai KPU dan Humas Pemkot Bogor. (nicko)