Yayasan Satu Keadilan Gelar Workshop Media Untuk Keberagaman

Tak Berkategori365 Dilihat

INILAHONLINE.COM, BOGOR – Yayasan Satu Keadilan (YSK) bersama Search Indonesia menggelar “Workshop Media Untuk Keberagaman” dalam mendukung toleransi dan dvokasi kebebasan beragama dan berkeyakinan untuk masyarakat rentan tidak terjangkau di Bogor dan Depok, Sabtu dan Minggu (5-6 Agustus 2023), di Bigland Hotel Bogor International and Convention Hall, Kota Bogor, Jawa Barat

Workshop bertajuk keberagaman ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kolaborasi aktif masyarakat dalam toleransi keberagamaan dan berkeyakinan, serta membangun kesadaran akanperlindungan hak-hak masyarakat rentan tidak terjangkau di Bogor dan Depok.

Menurut Sekretaris YSK, Syamsul Alam Agus, kolaborasi serangkaian kegiatan advokasi dan pemberdayaan yang melibatkan elemen masyarakat ini juga menghadirkan, Serikat Jurnalis Untuk Keberagaman (SEJUK), komunitas lokal, kelompok minoritas, aktor pendidikan, media, penyuluh agama, dan pemerintahan secara inklusif.

“Kegiatan ini dalam rangka peningkatan peran masyarakat, YSK bersama Search Indonesia melakukan inisiatif bersama untuk merespons intensnya penyebaran kebencian dan intoleransi di tengah masyarakat,” ujar Syamsul.

Menurutnya, selain kurangnya komunikasi dan interaksi antar komunitas dan kelompok, meningkatnya gesekan intoleransi juga tidak bisa dipungkiri dipengaruhi media pemberitaan yang kerap dibumbui gaya framing, dan pada akhirnya berimbas pada bias stereotipikal sosial dan prejudikasi.

“Kurangnya komunikasi dan interaksi antar komunitas dan kelompok, maka ujung garisnya menyebabkan kelompok rentan tidak terjangkau menjadi korban persekusi dan kebencian tak berdasar,” katanya.

Syamsul juga mengatakan, oleh karena itu YSK dan Search Indonesia memandang penting peran aktor-aktor media dalam memandu arah dinamika toleransi, inklusi, serta kebebasan beragama dan berkeyakinan. “Aktor-aktor diharapkan mampu memberikan kontribusi aktif dalam menjaga stabilitas kemudi arus informasi di media agar semua penggunanya berada dalam ruang koeksistensi yang damai,” tuturnya.

“Meski seringkali gesekan di dunia maya tak langsung nampak secara fisik, namun pengaruh dan dampaknya sangat nyata. Media juga cukup berperan pula dalam menggiring arah kebijakan negara maupun daerah,” tandasnya.

Lebih lanjut Syamsul berharap, untuk menjawab kebutuhan tersebut, Yayasan Satu Keadilan bersama Search Indonesia bermaksud menyelenggarakan Workshop Media untuk Keberagaman di Bogor dan Depok.

“Karena secara umum, workshop ini bertujuan untuk membangun sinergitas dan jejaring aktor-aktor media untuk mempromosikan toleransi dan KBB di Bogor dan Depok,” imbuhnya.

Adapun peserta kegiatan Workshop Media Untuk Keberagaman diikuti 15 perwakilan media dari Bogor dan Depok serta sejumlah nara sumber, diantaranya Serikat Jurnalis Untuk Keberagaman.(Piya Hadi)

banner 521x10

Komentar