INILAHONLINE.COM, SEMARANG — Jelang Lebaran, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah secara maraton melakukan inspeksi angkutan penumpang. Seperti terlihat di Terminal Mangkang, Selasa (10/3/2026), bus AKAP (antarkota antarprovinsi) dan AKDP (antarkota dalam provinsi) diperiksa mulai dari kelaikan kendaraan hingga kelengkapan administrasi awak bus.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Tengah, Erry Derima Ryanto, mengatakan inspeksi keselamatan kendaraan bertujuan memastikan kondisi teknis kendaraan benar-benar layak. Dalam inspeksi tersebut, Dishub Jateng menggandeng BPTD (Balai Pengelola Transportasi Darat) Kelas I Jawa Tengah. Dengan demikian, kendaraan tersebut aman mengangkut penumpang.
“Kita memastikan semua kendaraan, terutama angkutan umum telah memenuhi persyaratan teknis dan layak jalan, sehingga operasional pada masa angkutan Lebaran bisa lebih terjamin keselamatannya,” ujarnya.

Erry mengatakan, pada masa Lebaran 2026 inspeksi dilakukan secara menyeluruh, baik di terminal tipe A dan B, tempat wisata, pool PO bus, hingga rest area.
Menurutnya, inspeksi keselamatan angkutan menyoroti sejumlah aspek teknis, di antaranya kondisi ban, rem, lampu, serta alat keselamatan seperti palu pemecah kaca dan alat pemadam api ringan (APAR). Selain itu, kelengkapan surat seperti STNK, SIM, dan izin trayek juga diperiksa.
Menjelang Lebaran, pengawasan terhadap angkutan umum juga diperketat. Bus yang dinyatakan laik jalan akan diberi stiker penanda yang berlaku selama sepekan.
“Tanggal 13 Maret 2026 akan kita lakukan serentak. Targetnya semua angkutan umum. Khusus kendaraan program mudik gratis dan balik gratis, semuanya dicek,” imbuhnya.
Kepala Terminal Tipe A Mangkang, Reno Adi Pribadi, mengatakan inspeksi kendaraan dilakukan pada jam-jam padat, seperti pukul 06.00–09.00 WIB, maupun pada setiap kesempatan.
“Anggota kami setiap ada kesempatan pasti melakukan pemeriksaan, karena itu sudah menjadi instruksi dari Pak Menteri Perhubungan,” ujarnya.
Pada masa Lebaran ini, Reno memprediksi puncak arus mudik di Terminal Mangkang akan terjadi mulai H-3 Lebaran.
Karena itu, pihaknya menyiapkan sarana dan prasarana pendukung di terminal tersebut, seperti pendirian posko keamanan, pos kesehatan, dan tempat istirahat sementara.
“Harapan kami para pemudik bisa terlayani dengan baik dari sisi keamanan dan kesehatan, selama berada di Terminal Mangkang,” ungkapnya.
Pengemudi Bus Sinar Jaya, Rozikin mengatakan, layanan ramp check di Terminal Mangkang turut memperkuat aspek keselamatan bagi penumpang dan awak bus. Menurutnya, menjelang Lebaran pihak perusahaan juga telah melakukan berbagai pengecekan dan perbaikan kendaraan.

“Dari unitnya sudah diperbaiki sejak awal bulan. Pengemudinya juga dicek kesehatannya, mulai dari gula darah sampai urine,” ujar sopir jurusan Solo–Bandung itu.
Dia berharap pada momen Lebaran tahun ini arus kendaraan bisa lebih lancar. Pasalnya, pada tahun lalu dirinya kerap terjebak kemacetan di beberapa ruas jalan, seperti di kawasan Kalikangkung.
Hal serupa diungkapkan Zainal Arifin. Dia menyebut persiapan telah dilakukan jauh-jauh hari menjelang Lebaran. Karena itu, Zainal yakin dapat melayani pemudik dengan prima.
“Kalau dari armada sudah komplet semua, dari surat-surat seperti STNK dan keur sudah ada. Ini juga termasuk ramp check untuk keselamatan penumpang,” pungkas sopir bus PO Ashabul Kahfi itu. (Suparman)





























































Komentar