oleh

Universitas Halu Oleo Lakukan Kerja Sama Penelitian Penemu Khasiat Bajakah Obat Kanker dengan Sido Muncul

INILAHONLINE.COM, SEMARANG

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul menawarkan bantuan penelitian ke penemu khasiat akar bajakah yang konon mampu mengobati kanker payudara.Dengan kerjasama ini mudah-mudahan perusahaan bisa mengembangkan lebih baik, sehingga bisa dikemas dan bermanfaat bagi masyarakat.

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat mengatakan itu saat melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Sido Muncul dengan Universitas Halu Oleo Kendari Sulawesi Tenggara di Agrowisata Sido Muncul, Bergas, Kabupaten Semarang pada Selasa (27/8/2019) siang.

“Kekayaan alam Indonesia sangat melimpah ruah sehingga bisa digali seperti pada penemuan khasiat akar bajakah dan Sido Muncul bisa memfasilitasi untuk meneliti bahan untuk uji toksisitas,” ujarnya di sela acara tersebut.

Irwan mejelaskann, gagasan dan ide untuk meneliti bahan herbal tersebut, juga digagas oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Namun bila dalam waktu satu bulan dilakukan uji toksisitas sebanyak 50 bahan, dalam tempo sepuluh tahun tentunya akan semakin banyak bahan yang yang sudah teridentifikasi kandungannya.

”Yang jelas secara pribadi menyambut baik adanya kabar terkait khasiat akar bajakah, sebagai obat untuk kanker payudara dan penyakit lainnya,”paparnya.

Irwan mengharapkan, penelitian ini mudah-mudahan tidak hanya terbatas pada uji coba pada mencit dan testimoni dari satu responden, namun bisa dilakukan uji toksisitas yang kemudian didaftarkan dan dikembangkan sebagai penyegar badan maupun suplemen.

“Saya sebagai bakul jamu ingin agar setiap perusahaan mengembangkan tanaman herbal, untuk membantu banyak orang. Bisa dicarikan dosis agar bisa dikonsumsi sebagai suplemen,”ungkapnya.

Dalam kesempatanitu, Sido Muncul kembali melakukan kerjasama dengan akademisi dari Universitas Halu Oleo.Sedangkan bentuk kerja sama itu mencakup penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat (Tri Darma Perguruan Tinggi).

”Semua ini dilakukan dalam melakukan kolaborasi riset dan pengembangan sumber daya, dukungan kegiatan ilmiah, kajian ilmiah, seminar dan lokakarya, dan peningkatan dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia,”paparnya..

Penandatanganan MoU dilakukan antara Irwan Hidayat dan Rektor Universitas Halu Oleo, Prof.Dr. Muhammad Zamrun. Setelah usai mendatangani MoU, Zamrun menyatakan kerja sama juga diharapkan dapat mendorong sumber daya manusia, karena di tempatnya memimpin terdapat fakultas kedokteran dan fakultas farmasi.

“Penelitian tentang bahan herbal sudah lama dilakukan dan lebih dari 800 spesies tanaman endemik obat tradisional Sulawesi Tenggara , yang bisa dikaji manfaatnya sebagai obat herbal,” ujarnya.

Ia menambahkan, selain melakukan penelitian terhadap kandungan bahan herbal sejak 2006, lebih dari sepuluh jurnal Internasional diterbitkan dan sebagian sudah mendapatkan hak paten.

”Diharapkan dengan kerja sama ini, semakin fokus pada kerja sama menemukan khasiat obat herbal.,”paparnya.

Namun demikian sebagai tindak lanjut atas kerja sama tersebut, adanya rekomendasi tanaman herbal apa saja yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai obat herbal.

”Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan kajian dan penelitian terhadap sejumlah obat herbal, yang diyakini oleh warga di Sulawesi Tenggara memiliki sejumlah khasiat,”ujarnya.

Penelitian yang dilakukan, menurutnya, supaya lebih mengetahui khasiat dan kandungannya melalui kerja sama ini, namun teknologi untuk obat herbal harus dikembangkan karena memiliki sumber daya alam dan sumber daya manusia yang banyak.

”Dengan adanya penelitian ini, diharapkan minimal setiap tahun dapat dilakukan identifikasi pada sepuluh untuk kandungan dan khasiatnya. Jadi setiap tahunnya minimal terdapat lima hasil penelitian bahan herbal yang terindeks scopus,”ujarnya seperti dikutif Tribunjateng.com.

Pada kesempatan ini, turut hadir pula Viska Inda Variani Zamrun selaku istri Rektor Universitas Halu Oleo, Dr. Armid selaku Wakil Rektor IV, Alimin Dima selaku Dekan Fakultas Kedokteran, Dr.dr.Juminten Saimin selaku Wakil Dekan I Fakultas Kedokteran, dr.Satrio Wicaksono selaku Dekan Fakultas Farmasi, Dr Ruslin selaku Dosen Farmasi, Sunandar Ihsan dan Parawansah, dan Hartati sebagai Dosen dan Tim Laboratorium Fakultas Kedokteran.

Sebelum melakukan penandatanganan kerjasama, rombongan Universitas Halu Oleo berkeliling pabrik guna melihat proses produksi Tolak Angin dan Semarang Herbal Indoplant (SHI).

(Suparman)

Komentar