oleh

40 Orang Guru SD/MI Ikuti Bintek Sekolah Adiwiyata

INILAHONLINE.COM, MAGELANG

Sebanyak 40 orang guru sekolah tingkat dasar, baik Sekolah Dasar (SD) maupun Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Magelang, mengikuti bimbingan teknik (Bintek) dan pelatihan tentang gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup Sekolah (PBLHS), melalui program Sekolah Adiwiyata.

“Para guru diminta melakukan identifikasi masalah lingkungan di sekolah, tentunya harus melibatkan para siswa,” kata Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Djoko Sudibyo, pada pelatihan tentang gerakan Peduli dan Budaya Lingkungan Hidup PBLHS, Jumat (13/3-2020).

PBLHS, digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magelang, menghadirkan pembicara Erlina seorang guru SMAN 2 Temanggung yang merupakan Sekolah Adiwiyata. Ke 40 sekolah yang mengkuti sosialisasi dan Bintek PBLHS, nantinya akan mendapatkan piagam dari Bupati Magelang.

Menurut Djoko, program Sekolah Adiwiyata, merupakan gerakan peduli lingkungan hidup melalui sekolah, dan diharapkan gerakan bersih lingkungan sekolah, menjadi program yang bisa dituangkan dalam visi dan misi sekolah.

 

Sedangkan identifikasi persoalan yang dilakukan, diantaranya adalah masalah sampah. Kebersihan kamar mandi sekolah, kebutuhan air dan masalah lainnya. Termasuk penghijauan di lingkungan sekolah yang masih gersang, pemandangan yang mengganggu dan lainnya. “Jika semua persoalan sekolah sudah diidentifikasi, maka bisa didiskusikan untuk mencari solusinya,” ujarnya.

Jika dulu persoalan lingkungan sekolah masih negatif, maka setelah dilakukan identifikasi, akan mendapatkan solusinya, dan menjadi sekolah adiwiyata tingkat Kabupaten Magelang, dan akan mendapatkan penghargaan dari Bupati Magelang.

Sementara itu, Erlina guru SMAN 2 Temanggung, yang menjadi nara sumber menyebutkan, Sekolah Adiwiyata harus membentuk tim, tujuannya untuk melakukan identifikasi dan program kerja partisipatif yang melibatkan para siswa, membuat sarana dan prasarana, serta menyusun program kerja ke depan.

Setelah teridentifikasi, terus menentukan visi dan misi sekolah tentang lingkungan hidup, seperti peduli dan berbudaya lingkungan. Maka program sekolah harus diwarnai dengan kepedulian lingkungan hidup, sehingga Sekolah Adiwiyata menjadi program yang harus dilakukan oleh semua siswa dan guru.

(Ali Subchi)

Komentar