oleh

Angka Covid Melonjak, Polda Jateng Akan Terapkan Managemen Kontijensi di Klaten

Kapolda berharap, masyarakat yang terpapar virus corona dapat menempati ruang isoman terpusat, yang sudah disediakan Pemprov Jateng dan Pemkab Klaten.

Warga Tak Usah Takut
Sebagaimana diketahui tempat isoman terpusat yang telah disiapkan Pemprov Jateng berlokasi di Asrama Haji Donohudan Boyolali. Sedangkan tempat isoman terpusat di Klaten, seperti GOR Gelarsena Klaten, Tempat Pusdik Satpam Jogonalan, Stasiun Lapangan Geoglogi Bayat, dan tempat isoman di tingkat kecamatan, desa, hingga RT/RW.

“Kami akan kumpulkan dan obati [warga terpapar virus corona di tempat isoman terpusat]. Dalam dua pekan semoga sembuh. Enggak usah takut,” katanya.

Hal senada dijelaskan Kapolres Klaten, AKBP Edy Suranta Sitepu. Manajemen kontingensi yang akan dipimpin Kapolda Jateng dan Pangdam Jateng bakal dilakukan dengan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten dan tim medis di Klaten.

Manajemen kontingensi perlu dilakukan di Klaten karena angka sembuh dan warga yang terpapar virus corona di Klaten dinilai sama-sama tinggi. Di samping itu, angka kematian juga terbilang tinggi.

“Di Klaten itu ada 1.501 tempat tidur di semua tempat isoman terpusat. Mulai besok, kami akan menjemput mereka agar bersedia menempati tempat isoman terpusat. Urutannya dikirim ke Donohudan. Jika sudah penuh ke GOR, Pusdik Satpam Jogonalan, Stasiun Lapangan Geologi Bayat, dan tempat isoman terpusat di kecamatan/desa. Mereka yang dijemput adalah orang tanpa gejala (OTG) dan bergejala ringan. Kalau ibu menyusui dan orang tua dalam pengawasan bukan termasuk di dalamnya,” katanya.

Bupati Klaten, Sri Mulyani mengatakan, manajemen kontingensi berupa penjemputan warganya agar bersedia menempati tempat isoman terpusat yang telah disediakan memang perlu dilakukan. Hal itu ditujukan guna memutus mata rantai penularan Covid-19.

Komentar