oleh

Antisipasi Corona, PT Semen Gresik Sterilisasi Gedung Perkantoran

INILAHONLINE.COM, REMBANG

PT Semen Gresik melakukan sterilisasi diberbagai gedung hingga akses keluar masuk komplek pabrik bahan bangunan itu, sebagai upaya untuk pencegahan virus Corona atau Covid-19 dalam berbagai aktivitas pekerja.

Kepala Unit SDM dan Sarana Umum PT Semen Gresik Taufiq Susanto mengatakan upaya pencegahan yang dilakukan mengacu panduan yang dikeluarkan Semen Indonesia Grup (SIG) maupun surat edaran Menteri BUMN Erick Thohir Nomor SE-1/MBU/03/2020 tentang Kewaspadaan Terhadap Penyebaran Covid-19.

Menurutnya, bentuk upaya yang dilakukan beragam. Semen Gresik misalnya telah menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan dan penanganan virus Corona, yang diikuti puluhan karyawan lintas unit mulai dari eselon II hingga IV serta perwakilan dari anak usaha.

”Gedung perkantoran hingga produksi PT Semen Gresik juga disterilkan dengan cara disemprot disinfektan. Selain itu, hand sanitizer juga ditempatkan di 36 titik strategis yang mudah dijangkau. Termasuk di dalam bus yang tiap hari pulang – pergi mengangkut karyawan,”ujarnya.

Semen Gresik juga menyiapkan delapan hand washer di sejumlah titik strategis. Selain itu juga disiapkan 1.500 masker di lingkup perusahaan.
Kesehatan dan keselamatan kerja benar-benar kita prioritaskan,” ujar Taufiq Susanto, Jumat (20/3/2020).

Seperti diketahui, saat ini virus Corona sudah menyebar di ratusan negara, termasuk Indonesia. Bahkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi termasuk salah satu nama pasien yang terinfeksi positif Corona. Pemerintah juga sudah menetapkan masa darurat virus Crona ini hingga 29 Mei 2020.

 

Taufiq Susanto menuturkan pengawasan pada titik akses keluar masuk Semen Gresik juga diperketat. Pihaknya menyiapkan termo gun di sejumlah titik akses keluar masuk untuk memeriksa suhu tubuh karyawan maupun tamu yang beraktivitas di perusahaan persemenan terkemuka ini. Terno gun juga disiapkan di kawasan poliklinik perusahaan.

“Karyawan juga akan kita berikan suplemen tambahan untuk menambah daya tahan tubuhnya,” tuturnya.

Dia menambahkan agar berbagai upaya ini lebih maksimal, Semen Gresik juga memberlakukan kebijakan menunda aktivitas dinas luar negeri bagi karyawan. Terlebih jika aktivitas kedinasan tersebut berada di negara yang terjangkit Covid – 19.

Ketentuan ini berlaku mulai dari 1 Maret – 30 Mei 2020. Untuk karyawan yang pergi ke luar negeri sebelum kebijakan ini berlaku semisal menunaikan ibadah umroh maka perusahaan mengizinkan untuk beraktivitas di rumah selama 14 hari, terhitung sejak kedatangan mereka.

“Tamu juga kita batasi, apalagi yang berasal dari luar negeri,” ujarnya.

Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum PT Semen Gresik Gatot Mardiana mengatakan aksi pencegahan virus Corona ini tak hanya dilakukan di lingkup internal namun juga kawasan eksternal perusahaan.

Salah satu bentuk kegiatannya, tutur Gatot, berupa aksi pembagian ribuan masker dan handsanitizer serta pemeriksaan-konsultasi kesehatan gratis kepada pengunjung Car Free Day (CFD) yang memadati kawasan Jalan Pahlawan Kota Semarang.

Aksi peduli Corona tersebut sekaligus dimaksimalkan untuk menyampaikan materi edukasi kesehatan seperti cara mencuci tangan yang benar,etika bersin dan lain sebagainya.

“Aksi serupa juga akan dilaksanakan di desa-desa sekitar perusahaan, baik wilayah Kabupaten Rembang maupun Blora. Semoga berbagai upaya ini bermanfaat untuk masyarakat dan juga sekaligus membantu upaya yang dilakukan pemerintah,” tuturnya.

(Suparman)

Komentar