Berikan Pelatihan Karakter Kepada Guru, Fakultas Psikologi UNDIP Mendapat Piagam Rekor Muri

INILAHONLINE.COM, SEMARANG – Penyerahan Piagam Rekor Muri dalam bidang pelatihan diberikan kepada Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.Penyerahan dilakukan atas rekor pelatihan pendidikan karakter secara bersambung kepada guru terbanyak se-Indonesia.

”Penyampaian piagam Muri ini kepada Fakultas Psikologi Undip, karena program tersebut merupakan kerjasama yang fokus pada pendidikan sehingga tumbuh dan berkembang di Indoneaia,”ujar Direktur Chaeroen Phopant Dr Thomas seusai penyerahan piagam Rekor Muri di kampus Undip Tembalang Semarang, Jumat (24/8/2018).

Menurutnya, kerjasama yang dilakukan dengan Fakultas Psikologi ini, bermula fokus terhadap pendidikan yang diawali dengan gerakan orang tua suh (GNOT) yang diasuk oleh Bu Halimah yang dimulai dari anak SD, SMP, SMA dan sampai perguruan tinggi (PT).

”Dengan program pola asuh ini ternyata bisa menghasilkan anak didik dengan nilai cumplot (terpuji). Dengan keberhasilan inilah tergerak bisnisnya untuk ikut membantu pendidikan anak usia dini, yang tempat belajarnya sangat tidak layak,”paparnya.

Ia menjelaskan, kegiatan yang diawali dengan bedah PAUD yang berjalan satu tahun, ternyata usaha yang berjalan sembilan bulan itu berhasil mencapai 100 PAUD sehingga mendapat penghargaan.

”Tidak hanya berhenti disini saja, perusahaan berlanjut memberikan beasiswa untuk bisa masuk ke IPB kepada siswa yang berprestasi dengan sebanyak 300 mahasiswa,”tuturnya.

Meski demikian, lanjut Thomas, program pendidikan dengan sasaran orangtua yang tidak mampu menyekolahkan anaknya sampai ke jenjang perguruan itnggi itu, terus dilakukan terhadap anak anak yang berprestasi.

”Dengan dasar dari orang tua yang tidak mampu itu, setidaknya sudah ada yang dibiayai ke 14 perguruan tinggi dengan jumlah 300 orang, Dari jumlah ini ada 75 program strata satu yang lulus dibiayai,”katanya.

Ia mengatakan, program pendidikan yang berjalan selama sepuluh tahun ini, diharapkan 1000 mahasiswa yang menjadi target lulus strata satu, bisa terlayani dengan baik. ”Jadi mudah-mudahan sebanyak mahasiswa itu bisa terealisasi dengan baik,”paparnya.

Menurutnya, seiring berjalannya waktu perusahaan yang terus berkembang ini, meneruskan usahanya dengan program lain, jika program PAUD dan mahasiswa sudah dilaksanakan dengan baik. Sekarang beralih kepada guru yang harus juga diperhatikan.

”Tanpa guru siswa tidak berarti apa-apa, sehingga program yang belum menyentuh guru ini, akan melakukan pelatihan kepada guru di seluruh wilayah Indonesia,”paparnya.

Ia menambahkan, dalam program pelatihan ini direncanakan jumlah guru yang menjadi sasaran harus lebih banyak. Meski tidak mengalami kendala akhirnya 1.091 target guru yang ditentukan dalam satu tahun bisa tercapai.

”Karena target terpenuhi akhirnya mendapat penghargaan di Pondok Pesanren Tebu Ireng berupa pelatihan. Namun sampai hari ini sudah ada 1.451 guru yang diberi pelatihan seluruh Indonesia.”

Namun demikian menurutnya, pelatihan yang dimulai dari ujung Sumatera sampai timur itu, diantaranya Jawa, Kupang, Papua, dan Sumatera hingga kini masih terus dilakukan. ”Program ini benar-benar menyentuh mereka sehingga banyak keluar testimoninya,”ungkapnya.

Sementara itu Dekan Fakultas Psikologi Undip Hastaning mengatakan, pemberian pelatihan untuk anak-anak dan guru harus disesuaikan dengan standar operasional prosedur (SOP) yang sudah ditentukan, sehingga tidak hanya melakukan trainer saja dan pulang begitu saja.

”Program bhakti bagi guru ini harus dilakukan sesuai dengan modul yang ditentukan, Artinya, harus ideal, inspiratif dan dilakukan di seluruh wilayah Indonesia. Hingga kini sudah ada 1.400 guru berhasil ditemui,”paparnya.

Meski demikian, lanjutnya, dengan melakukan konseling yang terus menerus seperti ini akhirnya fakultas psikologi yang berada dalam rumpun ilmu sosial bisa menghantarkan pemberian akreditasi yang membanggakan.

”Dengan terus memanage para guru dan dilaksanakan sesuai prosedur disetiap tempat, program ini bisa menyumbangkan akreditasi bagi fakultas psikologi, yang bisa mewujudkan laboratorium enterpreneurship training center,”ujarnya.(Suparman)

banner 521x10

Komentar