Camat Ciwaringin Meninjau Langsung Lokasi Longsor Di Desa Babakan Cirebon

Berita, Pantura1027 Dilihat

INILAHONLINE.COM, CIREBON

Longsor yang melanda Blok Tengah RT 03 RW 05 Desa Babakan, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, sangat memprihatinkan dan menyisakan permasalahan. Jalan utama yang menghubungkan Desa Babakan – Desa Gintung Ranjen amblas sekitar 1,5 meter hingga melumpuhkan aktivitas warga masyarakat.

Saya menindak lanjuti langsung laporan dari Pak Kuwu Desa Babakan mengenai bencana longsor dan jalan yang amblas di Desa Babakan, yang masuk wilayah Kecamatan Ciwaringin ini,” ujar Bambang S Camat Ciwaringin saat meninjau lokasi longsor dan tanah amblas bersama pihak Muspika Ciwaringin dan Anggota Polsek Ciwaringin. Selasa (3/3/2020)

“Kita melihat langsung memang ada penurunan atau longsoran tanah di samping sungai dan jalan utama yang kebetulan berdekatan juga dengan rumah penduduk,” ucapnya.

Penurunan longsoran tanah ini di jalan utama yang menghubungkan jalur Desa Babakan dan Gintung ranjeng hingga melumpuhkan aktivitas warga, yang tidak bisa dilalui oleh kendaraan mobil,” tuturnya.

Kendaraan roda dua juga yang melintas harus hati-hati karena sewaktu-waktu bisa membahayakan warga yang melintas dan ada susulan longsor,” jelasnya.

Bambang menambahkan, makanya kami meninjau langsung ke lokasi dan langkah seperti apa yang kita ambil untuk menangani dan memperbaiki ini biar tidak membahayakan warga masyarakat.

Langkah kami akan bergerak cepat dan menyurati serta mendatangi BBWS untuk segera melakukan perbaikan dan pencegahaan biar tidak merambat bencana longsor ini ke rumah warga dan tidak menimbulkan korban jiwa,” ungkapnya.

Sementara itu, Satori Kuwu Babakan, jadi dengan adanya penurunan jalan dan longsoran tanah, kira-kira ada tindakan dari pihak BBWS, karena kami sudah berusaha beberapa kali melayangkan surat dan juga secara pribadi datang ke Kantor BBWS ya sampai sekarang belum ada belum ada tindakan.

 

Di tahun ini semoga ada realisasi dari pihak BBWS apalagi sekarang sudah mengkhawatirkan, beberapa rumah warga dan musolah tinggal setengah meter lagi terkena longsor ini jelas membahayakan dan jangan sampai ada korban jiwa,” ujarnya.

Jadi pihak terkait ada berkesinambungan bersama pemerintah daerah ada perhatian khusus untuk desa babakan mengenai bencana longsor ini,” ucapnya.

Keinginan kami segera dilakukan perbaikan dan perekonomian masyarakat bisa berjalan lagi, anak-anak yang ke sekolah dan ke pesantren yang menempuh ilmu bisa dilaluinya,” tegasnya.

Apalagi ini akses jalan utama yang menghubungkan kedua desa kalau muter jalannya untuk menempuh jalannya jauh bisa beberapa kilo meter,” ungkapnya.

Terpisah, salah satu warga Babakan, Solahudin (40), sangat memprihatinkan dan kami khawatir kalau terjadi lonsor susulan apalagi rumah kami ini sangat dekat dengan bibir sungai yang tinggal setengah meter lagi, kalau sewaktu-waktu terjadi hujan yang lebat pasti longsor dan mengacam rumah warga.

Kami mohon dari pihak pemerintahan untuk segera memperbaiki longsor tanah ini biar tidak mengancam warga yang dekat dengan bibi sungai dan tidak ada korban,” pungkasnya.

(CJ/Safii Alfansah)

banner 521x10

Komentar