Dampak Corona, Partai Golkar Salurkan 2,5 Ton Beras Kepada Masyarakat

INILAHONLINE.COM, MAGELANG

Meluasnya penyebaran Covid-19 hingga ke daerah, membuat Partai Golkar Kabupaten Magelang, merasa prihatin dan memberikan bantuan sebanyak 2,5 ton beras dan alat pelindung diri (APD) untuk masyarakat.

“Semakin meluasnya penyebaran Covid-19, Partai Golkar merasa prihatin dan ikut merasakan kesulitan yang dialami oleh masyarakat,” kata Anggota DPRD Provinsi Jateng dari Partai Golkar, Drs H Soenarno usai menyerahkan bantuan beras secara simbolis, di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Magelang, Kamis (16/4-2020).

Akibat besarnya dampak penyebaran virus Corono tersebut, membuat pengurus Partai Golkar Kabupaten Magelang memberikan bantuan sebanyak 2,5 ton beras dan alat pelindung diri (APD) untuk masyarakat.

 

“Ini sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab moril, kami terus terlibat dan berkontribusi bagi masyarakat yang terkena dampak langsung, dengan menyalurkan bantuan beras sebanyak 2,5 ton,” kata Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Magelang, Drs H Soenarno.

Menurut Soenarno anggota DPRD Provinsi Jateng dari Dapil 8 (Kabupaten Magelang, Kota Magelang dan Kabupaten Boyolali), selain membagikan sebanyak 2,5 ton beras, serta APD, Hand Sanitizer dan sabu untuk cuci tangan, merupakan wujud kepedulian Partai Golkar terhadap masyarakat terdampak Covid-19.

“Bantuan beras dan APD, diserahkan kepada masyarakat dan para pengemudi ojek online. Bantuan disalurkan melalui pengurus Partai Golkar di tingkat kecamatan di Kabupaten Magelang, dan ini merupakan realisasi tahap kedua, karena sebelumnya telah diberikan awal April 2020 lalu,” katanya.

Untuk itu, Soenarno mengajak seluruh masyarakat, terutama di wilayah Kabupaten Magelang untuk selalu mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah, dan melakukan kebiasaan cuci tangan, memakai masker, serta melakukan aktivitas di rumah (stay at home) untuk mencegah meluasnya penularan virus.

“Kami minta, masyarakat berlaku disiplin melakukan social distancing (pembatasan kegiatan social) dan physical distancing (menjaga jarak fisik), termasuk melaksanakan pola hidup sehat. Kepatuhan dan kedisiplinan dari semua elemen masyarakat, merupakan kunci utama dalam memutus rantai penyebaran viris,” tegasnya.

Dengan bersama-sama saling peduli, dan meningkatkan semangat gotong royong masyarakat dalam menghadapi wabah ini, serta melakukan pemantauan dan pengawasan secara aktif terhadap para pendatang, khususnya dari daerah yang muncul kasus virus Corono, diminta untuk melaporkan kepada pihak desa maupun pos kesehatan terdekat.

(Ali Subchi)

banner 521x10

Komentar