oleh

Di Desa Banyuputih Proyek Kandang Kambing Disulap Jadi Puluhan Kios Rumah Makan

INILAHONLINE.COM, JEPARA

Di Desa Banyuputih, Kec.Kalinyamatan, Kab Jepara, Jateng, Proyek Kandang Kambing bisa disulap jadi deretan kiosk Rumah Makan. Penarikan retribusinya, sekitar dua tahun ini, sama sekali tidak ada pertanggungan jawabnya.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Banyuputih mengatakan, beberapa tahun lalu Banyuputih dapat bantuan dana dari pihak swasta ratusan juta rupiah. Dana itu digunakan untuk membangun Kandang Kambing dan pengadaan kambing-kambingnya. Proyek ini dibangun diatas tanah Bengkok Desa dan dilola oleh Karang Taruna desa setempat. 

Sayang beberapa waktu kemudian, ratusan ekor Kambing di kandang raib tak berbekas. Disusul kemudian kandang-kandangnya juga musnah begitu saja. Anehnya lagi, diatas tanah bekas kandang kambing, lalu muncul puluhan warung/restoran/kiosk rumah makan. Proses alih bangunan/fungsi itu, berjalan tanpa melalui rembug desa.

Bersamaan itu para pedagang makanan/minuman yang menempati kiosk-kiosk itu, ditarik uang retribusi. Konon juga iuran-iuran lain yang sifatnya tak jelas alias remang-remang. Berapa besar pendapatan dari retribusi tersebut, hingga kini juga tak diketahui. Pihak Desa hingga kini tak mampu memantau nominal pendapatan dari kiosk-kiosk itu.

Saya tak mau campur urusan kandang Kambing diatas “bengkok desa”, berubah jadi warung makan kumuh, karena sanitasi/pembuangan airnya diabaikan, kata Joko Prakoso. Namun dia berjanji, kelak jika jadi Kepala Desa, semua proyek pembangunan desa yang remang-remang tak sesuai aturan, harus dibenahi/diluruskan secara terbuka/transparan.

(Heru Christiyono Amari)

Komentar