oleh

Dinkes Sosialisasikan Social Distancing

INILAHONLINE.COM, BOGOR

Dinkes Kota Bogor semakin gencar mensosialisasikan social distancing atau meminta masyarakat untuk menghindari hadir di pertemuan besar atau kerumunan orang. Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinkes Kota Bogor, dr. Oki Kurniawan mengatakan bahwa sosial distancing ini untuk mengurangi kontak langsung antar sesama individu secara dekat.

Hal ini penting untuk mengurangi atau antisipasi untuk pencegahan penularan covid 19 atau corona. “Jarak kontak dengan orang lain standarnya satu hingga dua meter karena jarak drop plat (bakteri atau virus yang menempel di cairan atau air liur) itu muncrat tidak akan sampai ke dua meter, karena kan kita tahu orang itu beda-beda ada yang memang ketika bicara muncrat, atau ketika bersin dan batuk tidak ditutup,” katanya beberapa waktu lalu saat ditemui di Kantor DPRD Kota Bogor.

Menurut dia, bila masyarakat tidak mengikuti social distancing maka penularan virus dari yang sakit ke orang lain kemungkinannya cukup besar di lingkungan masyarakat tersebut.“Iya artinya virus tidak akan menular dari jarak tersebut (jarak sosial dintancing), karena selama ini penularan masih melalui drop plat,” katanya.

Walaupun mungkin mengecewakan mendengar bahwa begitu banyak acara olahraga, festival, dan pertemuan lainnya dibatalkan, ada alasan kesehatan masyarakat untuk tindakan ini.

Pembatalan ini membantu menghentikan atau memperlambat penyebaran penyakit yang memungkinkan sistem perawatan kesehatan untuk lebih siap merawat pasien dari waktu ke waktu.

Membatalkan acara yang cenderung menarik perhatian banyak orang adalah contoh social distance. Social distance sengaja meningkatkan ruang fisik antara orang-orang untuk menghindari penyebaran penyakit.

(Advertorial)

Komentar