oleh

FPSN dan PSHT Beri Santunan Anak Yatim

INILAHONLINE.COM, CITEUREUP

Sedikitnya 56 anak yatim mendapat santunan beras dalam kegiatan bakti sosial (baksos)) yang digelar Forum Peduli Sosial Nasional (FPSN), yang berlangsung di Mushola A-Hidayah, Kampung Jagal RT04/01Desa Citeureup Kecamatan Citerureup Kabupaten Bogor, Rabu (2/9/2020).

“Kegiatan bakti sosial yang dislenggarakan semakin menyebar luas di wilayah Kabupaten Bogor, untuk membantu para anak yatim, khusunya dimasa pandemi Covid-19 ini,” ujar Ketua Ranting Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Suyitno

Menurut Suyitno, dalam kegiatan baksos tersebut, selain mengundang anak yatim juga dihadiri Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kecamatan Citeureup, yakni Camat Kapolsek, Danramil Citeureup dan anggota PSHT ranting Citeurep, Kabupaten Bogor.

“Kegaiatan baksos ini bisa berjalan dengan lancar dan sukses dikarenakan dengan terlibatnya dari unsur komponen masyarakat. Selain itu, penyelenggaraan baksos ini momentnya sangat tepat, karena diselenggarakan bertepatan perayaan hari yatim,” jelas Suyitno.

Camat Citeureup Ridwan Said mengatakan, kita semua harus bersyukur karena sampai saat ini bhakti sosial yang di selenggarakan oleh Forum Peduli Nasional masih terus berjalan. “Semoga program Forum Peduli Nasional bisa berjalan, karena niatnya mulia untuk membantu anak yatim,” ujarnya.

“Untuk itu, saya berterimaksih kepada Muspida Citeureup yang telah berkenan ikut hadir di acara anak yatim ini. Semoga para kawan-kawan PSHT bisa selalu ikut membantu FPSN yang telah peduli memberikan bantuan beras kepada anak yatim,” imbuhnya.

Sementara itu sebelumnya Karang Taruna Sanja bekerjasama dengan FPSN menggelar kegiatan sosial dalam rangka peringatan tahun baru Islam 1 Muharam 1442 dengan memberikan santunan kepada 24 anak Yatim, di Desa Sanja Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor, Selasa (1/9/2020)

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Teguh Widodo yang turut hadir dalam kegiatan sosial tersebut mengatakan, dirinya sangat menyambut baik dan sangat mendukung kegiatan sosial ini. “Saya

Berharap, semoga orang lain yang mempunyai rejeki lebih bisa ikut menyumbag atau menyisihkan rejekinya walaupun tidak seberapa besarnya,” tuturnya.

Salah seorang perwakilan dari donatur, Endah Kristiani menuturkan, kegiatan ini harus didukung dengan ikhlas dan bisa menjadi panutan buat sesama kita yang mempunyai rejeki lebih. “Kita berbagi santunan tidak memandang suku, agama, suku dan ras. Oleh karena itu kegiatan ini sangat bagus untuk dijalankan.” pungkasnya. (Ian Budi Lukito)

Komentar