oleh

Hendi Peringati Hari Pahlawan Bersama Petugas Kebersihan

INILAHONLINE.COM, SEMARANG — Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi memilih untuk melakukan peringatan Hari Pahlawan bersama para petugas kebersihan. Bertempat di Balaikota Semarang, dirinya pun mengundang para petugas kebersihan dalam sebuah kegiatan tasyakuran sederhana.

Hendi menyebutkan, hal itu dilakukan sebagai wujud apresiasi terhadap kontribusi petugas kebersihan dalam menjaga estetika Kota Semarang. Bahkan tak segan – segan menyebut petugas kebersihan sebagai pahlawan.

“Melalui kegiatan tasyakuran ini, kita ingin menunjukkan bahwa gelar pahlawan tidak hanya disematkan kepada mereka yang telah berjuang mengusir penjajah demi meraih kemerdekaan saja. Namun dengan dedikasi dan kontribusi, setiap orang bisa menjadi pahlawan di bidangnya masing-masing,” terang Hendi di Balaikota Semarang ,Rabu (10/11/2021).

Menurutnya, peran dan kontribusi yang telah diberikan untuk Kota Semarang, para petugas kebersihan sebagai pahlawan.

“Mereka juga adalah pahlawan paling tidak buat keluarga dan juga lingkungan. Tanpa mereka mungkin lingkungan sekitar kita tidak terjaga kebersihannya, sehingga patut diapresiasi di momentum Hari Pahlawan ini,” tegasnya.

Selain itu, Hendi mengucapkan terima kasih atas perhatian kawan-kawan di wilayah kebersihan, atas rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam rangka memperingati hari pahlawan.

“Jadi, meski masih berada di masa pandemi covid-19, Pemkot Semarang tetap menggelar upacara hari pahlawan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.”

Selain itu, menurut Hendi Hari Pahlawan bukan hanya diingat pada 10 November saja. Namun lebih dari itu, perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa raganya untuk tanah air perlu dikenang oleh semua warga sepanjang masa.

Pihaknya juga memotivasi kepada jajarannya, agar apa yang dilakukan para pahlawan sekiranya dapat memotivasi dan mendorong untuk meneruskan perjuangan mereka.

“Jika dulu kita berjuang dengan mengangkat senjata, saat ini kita berjuang menghadapi berbagai permasalahan bangsa yang ada seperti kemiskinan, bencana alam, Narkoba, paham-paham radikal dan termasuk perjuangan melawan pandemi covid-19,” tuturnya.

Harapan sekarang ini, lanjutnya, mudah-mudahan semuanya selalu sehat, dapat berkreasi dan berinovasi bahwa tantangannya masih sangat kompleks. “Jadi kita harus tetap optimis dan kompak,” pungkasnya.(Suparman)

Komentar