oleh

Jelang UNBK SMP 2018, Kadisdik Kota Bogor Berikan Arahan Kepala Sekolah

InilahOnline.com (Kota Bogor) – Terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, nyaman dan bebas dari nyamuk merupakan arahan khusus Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bogor Fahrudin dihadapan 20 kepala sekolah SMP Negeri se-Kota Bogor menjelang penyelenggaraan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2018 di Aula SMP Negeri 5 Kota Bogor, jalan Dadali, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa (30/1/2018).

Menurut Fahrudin terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, nyaman dan bebas dari nyamuk dalam rangka memberikan pelayanan prima pendidikan kepada masyarakat secara merata di semua sekolah wilayah Kota Bogor sehingga memberikan rasa nyaman, aman, bersih dan sehat dalam menjalani kegiatan belajar bagi para peserta didik.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Fahrudin

“Sesuai jargon Dinas Pendidikan Kota Bogor, ARENA JUARA (Aman Religius Nasionalis Jujur Unggul Antusias Ramah Agamis),” kata Fahmi sapaan akrab Kadisdik yang didampingi Kepala Bidang (Kabid) SMP Arni Suhaerani, Kasi Kurikulum SMP Yosep Berliana, Ketua MKKS Ketua K3S yang mewakili SMP swasta.

Selain persiapan menjelang UNBK dan USBN 2018 Kadisdik menyampaikan arahan kepada para kepala sekolah mengenai kebersihan, tatanan lingkungan sekolah, hingga mekanisme keuangan transaksi non tunai yang tahun ini mulai dilakukan.

Untuk persiapan penyelenggaraan UNBK dan USBN 2018 Kadisdik menyampaikan beberapa hal yang perlu diantisipasi, seperti ketersediaan sarana prasarana perangkat komputer dan jaringan yang akan digunakan saat UNBK nanti.

Mengenai lingkungan, Kadisdik menginstruksikan kepada para kepala sekolah untuk menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, terlebih saat musim penghujan seperti ini dan harus disikapi secara serius oleh seluruh warga sekolah. Keseriusan dalam hal kebersihan sekolah yang ditekankan Kadisdik diimplementasikan dalam bentuk kegiatan lomba Cipta Karya Siswa SMP membuat alat perangkap nyamuk dari limbah. (Agha Dwi Rizkianto)

Komentar