oleh

Kawanan Pencuri Arca Klenteng Dibekuk Satserse Polres Rembang

INILAHONLINE.COM, PATI

Kawanan pencuri arca-arca para dewa/wi (Kim-sien), di Klenteng-klenteng kawasan pantura Jawa Tengah Bagian Timur. Belum lama ini dibekuk Satserse Polres Rembang. Demikian Sukarlan (Pak Lan) 69 tahun, Bio-khong (juru kunci) Klenteng Tluwah, Juwana-Pati, Jawa Tengah pada media ini.

Pak Lan ditemui di Klenteng Tluwah mengatakan, kawanan pencuri berjumlah dua hingga tiga orang pria itu, memakai kendaraan roda empat mobilitasnya sangat tinggi. Bergerak dari satu klenteng ke klenteng lain di sepanjang pantura.Dari mulai Klenteng di Kudus, Welahan-Jepara, Pati, Juwana, Rembang, Lasem dengan kemungkinan sampai Tuban.

Kawanan penjahat ini mengkhususkan diri mencuri arca dewa-dewi/Khongco-Makco yang diletakan dalam Gam (rumah kecil/istana), berada di altar pemujaan masing-masing. Lazimnya mereka beroperasi siang hari, saat keadaan klenteng sepi dan Biokhongnya lengah. Mereka menyaru sebagai peziarah dan melakukan ritual persembahyangan.

Beberapa klenteng yang pernah kecurian arca sucinya antara lain, Klenteng Kudus, Klenteng Welahan, Klenteng Pati Kota, Klenteng Demakan Juwana, Klenteng Tluwah Juwana, Klenteng Lor Rembang dan Klenteng Lasem. Bahkan menurut keterangan Pak Lan, ada satu klenteng kecurian Kim-sien berkali-kali.

Para pengurus klenteng melaporkan tindak kejahatan itu pada Polisi. Namun Polisi tak bisa segera membekuk pelaku. Mengingat gerakan kawanan penjahat sangat cepat karena memakai mobil. Setahun kemudian sesudah Polres-polres kawasan pantura berkoordinasi, para penjahat itu bisa dibekuk saat melakukan aksi pencurian patung di Klenteng Lasem.

Setelah kawanan penjahat spesialis mencuri arca-arca di klenteng-klenteng di daerah pantura Jateng Timur itu ditangkap. Kini tidak lagi terdengar ada klenteng di pantura yang arcaya dijarah kawanan penjahat. Sekarang sudah tidak terdengar lagi ada klenteng dijarah arcanya oleh penjahat, ujar Pak Lan menutup keterangannya

(Heru Christiyono Amari)

Komentar