oleh

Kota Bogor Sabet Dua Penghargaan Natamukti 2019

INILAHONLINE.COM, BOGOR

Kota Bogor dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan Natamukti Award 2019 yang digelar di IPB Convention Centre, Jalan Pajajaran Kota Bogor, Senin (07/10/2019).

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang diwakili Wali Kota Bogor, Bima Arya menerima penghargaan Natamukti Ganapravara dan penghargaan Policy Maker untuk Dinas Koperasi dan UKM Kota Bogor yang diterima Anas Rasmana dan Ketua Dekranasda Kota Bogor, Yane Bima Arya.

Kegiatan Galang UKM Indonesia 2019 Bogor terdiri dari tiga rangkaian agenda utama. Pertama, penghargaan Natamukti dan apresiasi dari ICSB Indonesia Presidential Award bagi para pihak yang mendukung dan berkontribusi positif terhadap kemajuan UKM di Indonesia.

Kedua, seminar UKM untuk menambah wawasan para pelaku UKM dan Ketiga, pameran dan kurasi UKM Brilian, yakni sesi pameran & seleksi para pelaku UKM di setiap kota untuk memperoleh predikat UKM Brilian 2019.

Acara tersebut dibuka Sekretaris Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM), Rully Indrawan.

Wali Kota Bogor, Bima Arya menyebutkan, berbicara Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), ada 3 level atau ranah yang perlu diketahui, yaitu formalitas, komoditas dan identitas.

Untuk formalitas, secara umum bergeraknya standar. Selanjutnya komoditas, sebatas kalkulasi untuk menambah ekonomi dan membantu dalam lapangan kerja.

Ranah yang ketiga menurut Bima, ranah yang paling tinggi adalah identitas. Sebab, semua berakar dari identitas dan ini yang membedakan satu daerah dengan yang lainnya. Saat Ini banyak daerah yang menampilkan produk UMKM nya di mal-mal dengan mengedepankan identitas.

Gelaran Galang UKM kali ini digelar di Bogor yang merupakan kota ke-10 (sepuluh), sebelumnya hadir di kota Mataram pada Kamis, 3 Oktober 2019.
Roadshow di 25 kota dan kabupaten, Galang UKM Indonesia 2019 dimulai 5 September di Samarinda dan berakhir 25 November di Banyuwangi.

Khusus di Bogor, gelaran ini diberi nama Galang UMKM Indonesia 2019 Bogor.

Penghargaan ini dibagi menjadi tiga kategori. Natamukti diberikan kepada kota dan/atau kabupaten yang berhasil dalam mempromosikan UMKM lokal, mendorong peningkatan kualitas produk UMKM lokal, serta membangun ekosistem UMKM di daerahnya.

Adapula Natamukti Ganapravara. Penghargaan ini diberikan kepada pemenang Natamukti Nindya tahun-tahun sebelumnya yang terus menunjukkan kinerja bagus di tahun berikutnya. Atau dengan kata lain, mereka adalah yang sudah pernah meraih Natamukti Nindya dan hingga kini terus menunjukan kinerja positif dalam memajukan UMKM di daerahnya.

Natamukti Nindya sendiri adalah penghargaan tertinggi dari Natamukti. Kota atau kabupaten peraih Natamukti Nindya adalah terbaik dari yang terbaik dari semua peraih Natamukti.

Selain Kota Bogor, daerah lain penerima Natamukti Ganapravara adalah Kota Banjarbaru, Kabupaten Bantaeng, Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Badung.

Penentuan penerima Penghargaan Natamukti ini dilakukan melalui proses panjang. Dimulai dari riset yang dilakukan tim ICSB dari berbagai daerah, yang kemudian diverifikasi di lapangan oleh tim ahli ICSB mengacu pada Model Natamukti, yaitu bagaimana melakukan pengembangan UMKM yang Terpercaya, Terdepan, dan Teratur.

Adapun daftar penerima penghargaan Natamukti 2019 diantaranya Kota Balikpapan, Kota Bandung, Kota Bengkulu, Kota Jakarta Timur, Kota Jambi, Kota Malang dan Kota Tangerang Selatan serta yang lainnya. Untuk Natamukti Kategori Kabupaten, diantaranya diperoleh Kabupaten Bojonegoro, Deli Serdang, Karanganyar dan yang lainnya.

(Periksa Ginting)

Komentar