KSPI Bakal Kerahkan Puluhan Ribu Buruh Hantarkan Prabowo Subianto Ke KPU

08/08/2018 16:19:28 Kategori: , ,

INILAHONLINE.COM, JAKARTA - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, pihaknya akan mengerahkan puluhan ribu buruh untuk mengawal pendaftaran pencapresan Prabowo Subianto ke KPU, Jumat (10/8/2018).

"Rencananya, 20 ribu buruh akan mengantar Prabowo Subianto pada 10 Agustus ke KPU (untuk) mendaftar sebagai capres," kata Said Iqbal kepada Wartawan, di Hotel Mega Jakarta Pusat, Selasa (7 /8/ 2018).

"Aksi longmarch buruh Surabaya - Jakarta yang sudah start tanggal 5 Agustus 2018 dari Surabaya," sambungnya.

Dalam konferensi persnya yang dihadiri oleh Presiden KSPI Said Iqbal didampingi oleh Idris Ilham Ketua Umum Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan (Parkes) dan Sabda Pranawajati Sekjend ASPEK serta beberapa pemimpin buruh lain mengatakan, KSPI mendukung pencalonan Prabowo Subianto kerena Prabowo bersedia menandatangani kontrak politik 10 tuntutan rakyat.

"Buruh Indonesia dan KSPI juga akan memberikan pandangan terhadap Cawapres yang akan mendampingi Prabowo Subianto yang sudah mulai mengerucut pada dua nama hasil kesepakatan parpol koalisi dan hasil ijtima ulama," ungkap Iqbal.

Iqbal membeberkan 10 tuntutan rakyat yang sudah ditandatangani Prabowo Subianto sebagai kontrak politik, diantaranya yakni; menolak Peraturan Direksi BPJS Kesehatan yang mempersulit bahkan berpotensi menghilangkan biaya persalinan, katarak, dan rehabilitasi medis.

"Gugatan warga negara oleh KSPI ke PN Jakarta Pusat terhadap Presiden, Wakil Presiden, Menteri Terkait, dan Ketua DPR RI yang tidak memberikan perlindungan terhadap ojek online," bebernya.

Kemudian Buruh Indonesia dan KSPI menuntut turunkan harga sembako, listrik, dan BBM, serta meminta agar PP 78/2015 yang menyebabkan upah murah dicabut dan sediakan lapangan kerja yang layak, hapus pemagangan dan outsourcing.

Iqbal menambahkan, rencananya, massa akan bergerak dari Bundaran HI menuju kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat. Buruh akan didampingi Amien Rais dan Fadli Zon serta beberapa tokoh lainnya.

"Nanti sesampainya di KPU, kita akan tunggu di depan gerbang KPU. Kalau ada pidato politik dari Pak Prabowo, kita juga akan tunggu, tapi kalau nggak ada, kita langsung membubarkan diri," tukasnya.(Rilis KSPI)