Mendagri dan Ketua DPD RI Hadiri Rakernas SMSI

Nasional814 Dilihat

INILAHONLINE.COM, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo dan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Oesman Sapta Odang disela-sela kesibukannya menyempatkan hadir di Rakernas Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Hotel Sari Pan Pacifik Jakarta, Kamis (26/7/2018)

Dalam kesempatan itu, Mendagri Tjahjo Kumolo yang didampingi Ketua Umum SMSI Pusat, Auri Jaya menyampaikan tentang Pilkada dan keberhasilan tugas dari pemerintahan Jokowi-JK.

Selain itu, Mendagri juga menyampaikan tentang hal- hal yang harus diketahui oleh masyarakat, tentang yang mana yang disebut kampanye dan mana yang bukan. “Menyampaikan hasil kinerja pemerintah tidak masuk kategori kampanye,” ujanya.

Mendagri juga menyampaikan tentang sempitnya waktu dalam persiapan Pilpres tahun 2019 dimana pada 20 Oktober 2019 sudah dimulai pelantikan. Politikus PDI-P ini juga mengingatkan tentang rawan korupsi di daerah. Dimana ada ratusan kepala daerah yang ditangkap karena tersangkut perencanaan anggaran.

Sementara itu, pada penutupan Rakernas SMSI III yang berlangsung selama tiga hari (25-27 Juli 2018) dihadiri oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Oesman Sapta Odang (OSO), di Hotel Sari Pacific, Jakarta

Sebelum menutup Rakernas, OSO menyampaikan pesan kepada seluruh peserta Rakernas SMSI yang datang dari 32 Propinsi, khususnya kepada para pengurus SMSI diminta tidak usah menjadi orang yang penakut.

“Karena kalau orang takut, maka organisasi SMSI ini tidak pernah besar.Tapi kalau orang segan dan hormat , maka SMSI ini kan menjadi leader informasi di Indonesia,” ujarnya.

Menurut OSO panggilan akrab Ketua DPD RI ini mengatakan, jika kita bicara soal etik jurnalis, kita ini adalah sebagai jurnalis dan serkarng ini kita berkumpul sebagai jurnalis, tapi jurnalis modern yang menggunakan kecepatan tangan menyususn dan mengirimkan berita akurat, terbaca messagenya (berita-Red),

“Sedangkan koran mesti harus dicetak dulu, televisi perlu diedit dulu, tapi kalau media siberini langsung dari tangan dan ketika berita ditayangkan atau dipublikasikan, maka sudah sampai ke ujung indonesia pada jam yang sama saat itu juga,” tandasnya. (Piya Hadi)

banner 521x10

Komentar