oleh

Pangdivif 2 Kostrad Resmikan Lomba Tembak Eksekutif di Malang

INILAHONLINE.COM, KOTA MALANG

Panglima Divisi Infanteri 2/Kostrad, Mayjen TNI Tri Yuniarto, S. A. A, M. Si, M. Tr (Han), meresmikan berlangsungnya lomba tembak eksekutif yang diikuti oleh seluruh Forkopimda Kabupaten/Kota di Jawa Timur.

Dalam perlombaan itu, Pangdivif-2/Kostrad menilai jika lomba tembak yang diresmikan oleh dirinya tersebut, tak hanya sekedar sebagai penyalur hobi saja. Namun, lomba itu, digelar dengan tujuan mampu mewujudkan kebersamaan hingga sinergitas antar seluruh Forkopimda di Jawa Timur.

“Melalui kegiatan ini, semoga dapat terwujud sinergitas dan soliditas antara TNI, Polri dan Pemda seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Timur, khususnya di lingkungan kerja Bakorwil III Provinsi Jawa Timur di Malang,” ujar Mayjen Tri Yuniarto melalui amanat pembukaan lomba tembak eksekutif yang berlangsung di Lapangan Tembak Vicadha Shooting Range, Singosari, Kabupaten Malang. Selasa (15/10/2019).

Lomba tembak eksekutif itu, ujar Pangdivif, terbagi menjadi dua kategori. Selain kategori tembak beregu, pihaknya juga menyediakan lomba tembak kategori individu.

Alhasil, selama berlangsungnya lomba itu, untuk kategori lomba tembak beregu, posisi pertama berhasil diduduki oleh Asops Kasdivif-2/Kostrad.

Sedangkan, di kejuaraan menembak perorangan, peringkat pertama berhasil diraih oleh Danwing Abdurrahman Saleh, dan di peringkat kedua berhasil diduki oleh Dandim 0819/Pasuruan, Letkol Arh Burhan Fajari Arfian.

Terpisah, ditemui usai menghadiri event tersebut, Kepala Staf Korem 083/Baladhika Jaya, Letkol Arm Budi Santoso, S. H, mengatakan jika dirinya sangat mengapresiasi keberhasilan Dandim 0819/Pasuruan yang menduduki peringkat kedua.

Meski tak berada di urutan pertama, ujar Kasrem, posisi tersebut dinilai mampu memacu inovasi prajuritnya untuk terus meningkatkan kemampuan menembaknya.

“Itu suatu kebanggaan dari kami, khusunya keluarga besar Korem 083/Baladhika Jaya. Kami berharap, ke depan hasilnya bisa lebih baik lagi,” tandas Kasrem.

(Soleh Widarto)

Komentar