oleh

Pemprov Jateng Tebar Kuota Asuransi Padi di 29 Kabupaten

“Kalau untuk AUTP dari Provinsi, maksimal luasan yang bisa diasuransikan 0,5 hektare. Karena kita ingin membantu petani yang kurang mampu. Sementara klaimnya jika puso, adalah Rp 6 juta per hektare per musim tanam,” sebutnya.

Ditambahkan, program AUTP Provinsi Jawa Tengah, juga disinergikan dengan AUTP yang berasal dari APBN. Tahun ini, jumlah luasan sasaran asuransi padi, dari pemerintah pusat adalah156.350 hektare.

“Perbedaannya, kalau yang dari APBN masih diminta utuk bayar premi 20 persen dari total premi sebesar Rp 180 ribu per hektar per musim tanam, atau sebesar Rp 36 ribu. Kalau dari pemerintah pusat, program ini sudah mulai sejak tahun 2015. Selain itu , luasan lahan yang bisa ditanggung sampai dua hektare,” imbuhnya.

Seorang petani asal Klaten, Karno, mengaku terbantu dengan AUTP. Ia menyebut, sebelum ikut asuransi ia sering menjual barang untuk menutup ongkos produksi.

“Kalau di sini ya pernah banjir sampai tiga hari tidak surut. Kemarin ada yang kena hama wereng dan tikus. Dulu sebelum ikut AUTP, saya sampai jual sepeda kayuh, untuk menutupi ongkos produksi setelah gagal panen. Tapi kini setelah ikut, ya bisa untuk membeli benih,” pungkas warga Desa Pugeran, Kecamatan Karangdowo, Klaten ini.(Suparman)

Komentar