Perangkat Daerah di Pemkot Bogor Raih Penghargaan, Bima Arya Ingin Jadi Motivasi OPD Lain

Berita, Megapolitan207 Dilihat

INILAHONLINE.COM, BOGOR — Sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor meraih penghargaan berkat kinerja terbaiknya yang dinilai pemerintah pusat. Diantaranya Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Disdukcapil, DPMPTSP dan puskesmas.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah menyampaikan, penghargaan meliputi tiga hal, yaitu capaian indeks reformasi birokrasi, pelayanan publik yang diukur oleh Ombudsman dan evaluasi kinerja pelayanan publik (EKPP) oleh Kementerian PAN RB.

Wali Kota Bogor, Bima Arya secara langsung menyerahkan piagam penghargaan kepada kepala perangkat daerah yang berhasil mendapatkan nilai terbaik atas kinerjanya pada tahun 2023 saat briefing staf di gedung eks Plaza Pasar Bogor, Selasa (20/2/2024).

“Alhamdulillah beberapa perangkat daerah Pemkot Bogor berhasil meraih penghargaan dan ini termasuk indikator utama, hasil capaiannya juga cukup baik. Untuk Reformasi Birokrasi Kota Bogor sebelumnya tahun 2022 mendapat BB dinilai 70,76 poin dan untuk tahun 2023 naik 10,21 poin menjadi 80,97 poin dan mendapat A. Ini sesuai arahan Pak Wali, kita harus mendapatkan A. Alhamdulillah tahun 2023 Kota Bogor berhasil mendapat A untuk RB general, untuk RB tematik Alhamdulilah Kota Bogor mendapatkannya,” kata Sekda.

Untuk Reformasi Birokrasi general, Kota Bogor melakukan penghitungan reformasi birokrasi di semua perangkat daerah Kota Bogor dan didapat lima terbaik perangkat daerah, yaitu Bapperida, Dinas Kesehatan, BKAD, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan Dinas Sosial.

Untuk penilaian dari Ombudsman, nilai tinggi pelayanan publik yang didapat Kota Bogor sangat baik, awalnya 87,5 pada tahun 2022 nilainya naik menjadi 95,17 di tahun 2023 dan menjadi terbaik ke-4 di Jawa Barat dan menempati peringkat 12 di tingkat nasional.

Penilaiannya sendiri kata Syarifah, berkat kerja keras yang diwakili beberapa perangkat daerah, seperti Dinkes (98,68), Disdukcapil (96,09), Dinas PMPTSP (94,73), Dinas Pendidikan (92,21), Dinsos (94,82), Puskesmas Warung Jambu (96,14) dan Puskesmas Kedung Badak (93,48).

“Selanjutnya perangkat daerah tersebut akan ikut di manajemen talenta,” ujarnya.

Nilai sangat baik juga didapat Kota Bogor dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) berkat penerapan merit sistem dan manajemen talenta. Untuk PEKPP Kota Bogor mendapatkan peningkatan nilai A dari 4,44 (tahun 2022) menjadi 4,48 (tahun 2023) dan menjadi yang terbaik pertama di Jawa Barat.

Perangkat daerah yang mewakili penilaiannya adalah Kecamatan Bogor Utara dengan kategori sangat baik (4,37), Dinas Sosial (4,9) dan RSUD Kota Bogor kategori pelayanan prima (4,57).

Syarifah menyebutkan, penilaian di tahun depan akan berganti ke perangkat daerah lainnya. Menanggapi capaian yang didapat, Wali Kota Bogor, Bima Arya memberikan apresiasi atas kerja keras jajarannya yang telah dilakukan selama ini.

“Yang terbaik se-Jawa Barat selama 10 tahun harus didata, direkap dan di ekspose maksimal agar menjadi motivasi bagi perangkat daerah lain,” kata Bima Arya.(*)

banner 521x10

Komentar