oleh

Perumda PPJ Beri Kelonggaran Toko Non Pangan Pasar Kebon Kembang Boleh Jualan, Asal Pedagang Punya Surat Tanda Sudah Vaksin

INILAHONLINE.COM, BOGOR — Para pedagang Blok F Trade Center Pasar Kebon Kembang Kota Bogor bersyukur usai menggelar pertemuan dengan Dirut Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) terkait Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 tingkat Kota Bogor pada Kamis (22/7) kemarin akhirnya membuahkan hasil. Perumda PPJ akan secara bertahap mulai membuka UMKM non pangan di pasar tradisional dengan aturan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat.

Para pedagang Blok F Trade Center Pasar Kebon Kembang Kota Bogor tersebut mengeluh karena tidak memiliki sumber penghasilan. Mereka meminta pihak Perumda PPJ agar ada penggratisan sewa toko ataupun adanya bantuan untuk karyawan.

Mendapat tuntutan dari pedagang, Dirut Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Muzakkir mengaku, Perumda PPJ tidak memiliki kemampuan untuk memenuhi tuntutan tersebut. Akhirnya, para pedagang dan Perumda PPJ duduk bersama mencari solusi agar situasi tetap kondusif dan penularan Covid-19 bisa dicegah.

Dari kesepakatan itu, lahirlah 10 poin aturan yang harus diikuti oleh para pedagang. Salah satunya, setiap pedagang yang buka harus menempelkan surat tanda sudah vaksin. Nantinya, Jika ada pedagang yang melanggar, toko yang bersangkutan akan langsung digembok oleh petugas pengawas.

“Untuk pengawasannya itu ada dari TNI-Polri, kemudian pedagang itu sendiri dan dari Perumda PPJ,” ucap Muzakir seperti dikutip dari berbagai sumber media.

Sementara itu, Humas Perumda PPJ Kota Bogor, Iwan Arifin menambahkan, pihaknya dalam posisi serba salah terhadap pedagang, kita bicara perut dan keluarga. “Beruntung keluar aturan baru untuk PPKM ini ada level-levelnya, seperti di Kota Bogor ini masuknya ke Level 4, tidak di zona merah dan bukan di zona hijau juga, ada di zona orange,” kata iwan saat dihubungi, Jumat (23/7).

Untuk diketahui, sambung Iwan, sebanyak 1.800 orang pedagang di Pasar Kebon Kembang sudah dilakukan vaksinasi, dan menurut data Satgas Covid-19 Kota Bogor kasus pandemi corona mulai menurun 40%. “Karena pertimbangan itu lah kami dari PD Pasar memperbolehkan buka dari jam 9 pagi hingga jam 3 sore,” tandasnya.

Menyikapi kesepakatan itu, anggota paguyuban Pasar Kebon Kembang Blok F, H. Pendi sangat bersyukur para pedagang bisa berjualan kembali, dari hasil rapat bersama jajaran Perumda PPJ telah disepakati 10 poin aturan yang harus diikuti oleh para pedagang, “Kami boleh berdagang dengan syarat buka jam 9 pagi dan tutup jam 3 sore, tetapi kami juga harus mengikuti aturan prokes yang sangat ketat baik buat pedagang dan juga pembeli,’ ujar H. Pendi.

Berikut point aturan di pasar tradisional toko non pangan :

  1. Jam buka 09.00-15.00
  2. Semua yang masuk pasar wajib pakai masker double
  3. Pengunjung hanya 50% dari kondisi normal
  4. Pengawasan pasar oleh tim PPJ, Pol PP, tni dan Polri
  5. Disarankan mengurangi penggunaan uang tunai dalam transaksi
  6. Menjaga prokes 5 M
  7. Wajib menyiapkan hand sanitizer ditiap kios
  8. Bagi yang melanggar langsung di gembok kios tersebut (tanpa peringatan)
  9. Paguyuban pasar ikut serta mengawasi
  10. Percepatan vaksin untuk pedagang.(ian Lukito)

Komentar