INILAHONLINE.COM, SUBANG
Polres Subang gelar Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Lodaya 2019 dan Persiapan Pengamanan Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di halaman Mapolres Jln.Mayjen Sutoyo Subang, Kamis (13/6/2019).
Apel konsolidasi ini di pimpin langsung oleh Dandim 0605 Letkol Arh Edi Maryono, sekaligus membacakan amanat pangdam III/siliwangi.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka kesiapan pengamanan menjelang sidang perselisihan hasil pemilihan umum 2019 khususnya di daerah propinsi Jawa Barat sebagai daerah penyangga ibu kota yang akan digelar pada tanggal 14 Juni 2019 di Mahkamah Konstitusi.
“Kami menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Subang agar tidak berangkat ke jakarta sehingga sidang dapat berjalan dengan aman, damai dan tertib,” Demikian ungkap Dandim 0605 Subang dalam amanatnya.
Dalam amanat yang dibacakan Pembina Apel, Pangdam III Siliwangi menyampaikan penghargaan kepada personel TNI, Polri dan masyarakat yang telah mendukung dan memberikan kontribusi dalam pelaksanaan operasi ketupat lodaya 2019.
Seusai apel Kapolres Subang, AKBP H.Muhammad Joni didampingi Kabag Ops AKP Dony Eko Wicaksono kepada awak media mengatakan pihaknya merasa bangga atas kinerja semua jajaran sehingga Operasi Ketupat Lodaya berjalan aman dan lancar.

Dikatakannya, Polres Subang bersama TNI dan elemen lainnya akan menggelar kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KKYD) guna menjaga keamanan dan ketertiban terutama selama berjalannya sidang Penetapan Hasil Pemilihan Umum (PHPU).
“Kini kami kembali akan melakukan dukungan pengamanan terutama untuk menyokong jalannya sidang PHPU guna menciptakan kondisi yang kondusif. Langkahnya kita melaksanakan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan dengan patroli berskala besar, “ tandas Kapolres.
Di kesempatan yang sama Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi meminta masyarakat Subang tetap tenang dalam menyikapi situasi dan kondisi sosial yang dihadapi. “Saya juga turut mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi akan ajakan atau informasi apapun yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Utamakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,“ pintanya.
(Abdulah)





























































Komentar