Polresta Surakarta Sita 133 Botol Ciu dan 150 Botol Vodka Palsu, Delapan Penjual Miras Diamankan

INILAHONLINE.COM, SURAKARTA

Satuan Sabhara Polresta Surakarta menangkap delapan penjual minuman keras (miras) di Kota Solo selama Oktober 2019. Polisi menyita ciu sebanyak 133 botol dengan total 200 liter dan vodka palsu dengan total 150 botol.

Salah seorang penjual miras juga tertangkap membawa satu paket sabu-sabu. Kapolresta Surakarta, AKBP Andy Rifai, saat menggelar jumpa pers di Mapolresta Surakarta, Senin (28/10/2019), mengatakan operasi penyakit masyarakat (pekat) digelar sepekan terakhir.

“Rata-rata tindak pidana kriminalitas di Kota Solo dimulai dari minum miras, beberapa waktu lalu juga ada lima orang yang meninggal dunia setelah minum miras oplosan. Keberadaan miras ini harus diberantas,” ujarnya.

Menurutnya, para pelaku dijerat tindak pidana ringan sesuai UU No. 18/2012 tentang Pangan, sedangkan penjual yang membawa sabu-sabu diserahkan ke Satuan Reserse Narkoba untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kasat Sabhara Polresta Surakarta, Kompol Sutoyo, mengatakan setiap botol berukuran kecil atau 600 mililiter (ml) dijual Rp15.000, botol berukuran besar atau 1.500 ml dijual Rp25.000, sedangkan vodka palsu atau KW2 dijual Rp25.000 per botol.

Ia menjelaskan penjual miras, Rwiki Setiawan, warga Kabupaten Batang, Jateng, ditangkap di Jl. Ki Hadjar Dewantoro, Jebres, Senin (21/10/2019), dengan barang bukti enam botol vodka dan enam botol besar ciu.

Lalu Suryani, warga Pacitan, ditangkap pada Selasa (22/10/2019) di Gilingan, Banjarsari, dengan barang bukti 144 botol vodka. Pada malam yang sama Slamet Riyadi, warga Laweyan, ditangkap dengan barang bukti 28 botol kecil miras jenis ciu dan satu botol besar.

Riyanto, warga Jagalan, Jebres, ditangkap dengan barang bukti sembilan botol kecil dan lima botol besar miras ciu. Sementara itu, pada Jumat (25/10/2019) polisi menangkap Yulianto, warga Kadipiro, Banjarsari, dengan barang bukti 34 botol kecil dan 9 botol besar ciu.

Warga Kampung Baru, Pasar Kliwon, Sudarto, ditangkap di malam yang sama dengan barang bukti dua botol besar dan satu botol kecil miras jenis ciu. Pada Minggu (27/10/2019), Wahyuningsih warga Gilingan, Banjarsari, ditangkap dengan sembilan botol besar dan sebuah botol kecil miras jenis ciu.

Sedangkan Asep Wibowo, warga Sumber, Banjarsari, ditangkap dengan barang bukti 23 botol besar ciu dan satu paket sabu-sabu lengkap dengan alat isap pada Kamis (24/10/2019) siang.

(Suparman)

banner 521x10

Komentar