oleh

Redam Gejolak, Kapolsek Pulung Ponorogo Minta Warga Desa Wayang Musyawarah

INILAHONLINE.COM, PONOROGO

Gejolak yang terjadi di wilayah Desa Wayang, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo terkait tidak mengalirnya aliran air bersih dari sumber mata air dan beji ke salah satu dukuh beberapa hari lalu membuat keprihatinan Kapolsek Pulung, AKP Dani Fahrudianto. Pasalnya, warga yang terganggu karena aliran air bersihnya mati sempat mendatangi Mapolsek Pulung dan Balai Desa Wayang.

Atas permasalahan tersebut, AKP Dani Fahrudianto langsung melakukan koordinasi dengan pihak terkait. “Terkait permasalahan matinya aliran air ke salah satu dukuh di Desa Wayang kami sudah beberapa kali mediasi dengan menggandeng Forkompimka Pulung melalui Camat,” ujar AKP Dani Fahrudianto, Jumat (8/11/2019).

Pihaknya langsung melakukan penyelidikan air tidak mengalir ke salah satu dukuh di Desa wayang karena faktor alam atau karena ada sabotase. “Tentunya tetap kami mediasi terhadap tokoh-tokoh Desa wayang untuk meredam gejolak sosial di masyarakat tidak semua harus selalu mengedepankan proses hukum namun juga melalui komunikasi dan pendekatan sosial mempertimbangkan dampak yang timbul dikemudian hari,” paparnya.

Sinergitas Forkompimka Kecamatan Pulung duduk bersama Kepala Desa, Perangkat Desa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat Desa Wayang dalam mencari jalan keluar yang dapat diterima oleh semua pihak.

Lebih lanjut dia menyampaikan bahwasannya pertemuan dan duduk bersama sebagai ajang berdiskusi agar segala persoalan yang ada dimasyarakat dapat diketahui dan kita bicarakan cara penyelesaiannya.

“Musyawarah untuk mufakat ini dapat dijadikan contoh dan sarana untuk mengatasi persoalan yang terjadi di masyarakat. Segala masalah pasti ada jalan keluarnya tergantung kesadaran dari kita semua,” jelasnya.

(CJ/Muh Nurcholis)

Komentar