Selain Pintar Ngaji, Santri Juga Menjadi Pelopor Penyebaran Semangat Perdamaian

INILAHONLINE.COM, JAKARTA

Para santri tidak hanya pintar ngaji, tapi juga harus menjadi pelopor penyebar semangat perdaiaman.Demikian dikatakan Kepala Badan Pemilihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komisaris Jenderal (Komjen) Pol Agus Andrianto melalui keterangan terulisnya kepada inilahonline.com, Kamis (22/10/2020)

Menurut Kabahrkam Polri, santri selain pintar dakwah, tapi juga pintar enterprenur ditengah pandemi Covid-19 yang masih terus berlanjut dan dampaknya sudah meluas kemana-mana. “Tidak sedikit juga, personil Kepolisian dengan latar belakang santri dan pesantren, harapan saya para santri tidak hanya pintar ngaji, pintar dakwah tapi juga pintar enterprenur dan menjadi pelopor dalam menyebarkan semangat perdamaian.”, ujar Komjen Agus.

Komjen Agus Antrianto yang juga sekaligus sebagai Kepala Opersai Khusus (Kaopspus) Aman Nusa II 2020 bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional (HSN), 22 Oktober 2020, menyampaikan harapannya kepada seluruh sanri di Indonesia tetap mengikuti dan mematuhi protokol kesehatan, baik untuk menjaga diri sendiri juga untuk mencegah penularan Covid-19.

“Saya selaku pribadi sekaligus mewakili seluruh jajaran Baharkam Polri mengucapakan Selamat Hari Santri Nasional. Sebagai Kabaharkam Polri skaligus Kaopspus Aman Nusa saya berharap jangan sampai pondok pesantren kita jadi cluster baru Covid-19 dan harus bisa kita cegah”, ucapnya

Jenderal Bintang Tiga Polisi kelahiran Blora 16 Februari 1967 ini menyampaikan harapannya agar santri dapat menjadi pelopor dalam dalam menjaga dan menyebarkan semangat perdamaian di nusantara sehingga negeri ini bisa menjadi negeri yang Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur.

“Saat ini kita dihadapkan dengan bonus demografi yang membludak, tentu harapan kita semua ini tidak jadi bumerang bagi kita semua, sehingga pemerintah terus berupaya untuk menyelesaikan masalah-masalah yang menjadi penghambat pertumbuhan ekonomi dan kemudahan usaha apalagi ditengah pandemi,” ungkapnya

Komjen Agus mengatakan, bahwa orang yang hebat itu bukan yang kuat, orang yang hebat bukan yang pintar, orang yang hebat orang yang mampu beradaptasi dengan segala yang terjadi di setiap waktunya, kalau kita tidak mampu beradaptasi maka kita akan tergulung dengan situasi.

Maih kata Agus, selain kita belajar agama, kita juga harus belajar jadi manusia agar tidak jadi kaum yang melampaui batas. Allah SWT yang akan memberikan rahmad kepada siapapun yang dikehendaki, jangan terjebak seakan kita dikehendaki karena itu adalah kesombongan yang tersembunyi.

“Selamat Hari Santri Nasional 2020, santri sehat Indonesia kuat”, pungkas jenderal bintang tiga yang namanya menjadi salah satu kandidat yang sering disebut-sebut publik sebagai calon Kapolri pengganti Jenderal Pol Idham Azis. (Piya Hadi)

banner 521x10

Komentar