oleh

Stok Darah Menipis, PMI dan PDDI Kota Bogor Kampanyekan Gerakan Sadar Darah

INILAHONLINE.COM, BOGOR

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bogor bersama Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Kota Bogor menggelar audiensi dengan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim di Posko Gugus Tugas Kota Bogor, Jalan Pajajaran, Selasa (07/07/2020).

Pada audiensi ini, PMI Kota Bogor dan PDDI Kota Bogor memaparkan rencana kegiatan donor darah atau Gerakan Sadar Darah di enam kecamatan Kota Bogor.

Hal ini bertujuan untuk memenuhi stok darah mengingat selama Pandemi Covid-19 stok darah mengalami penurunan hingga 70 persen.

Ketua PDDI Kota Bogor, Dicky Ramdhani mengatakan, kegiatan di tingkat kecamatan sudah berjalan melalui Kelompok Donor Darah, namun sifatnya masih sukarela alias insidental.

Pasalnya, dari jumlah 495 Kelompok Donor Darah di seluruh Kecamatan, penyelenggaraan donor darah bisa digelar dengan waktu berbeda-beda. Sebut saja ada yang hanya setiap tahun, atau enam bulan sekali.

Hal ini membuat jumlah stok darah Kota Bogor belum maksimal ditambah jumlah pendonor di Kota Bogor masih di angka seribu orang yang sifatnya fluktuatif.

“Fluktuatif karena ada juga yang lagi sakit, harus minum obat dalam jangka waktu tertentu, ataupun habis dari perjalanan ke luar negeri sehingga jumlah pendonor berkurang dan semakin berkurang di masa pandemi Covid-19,” ujarnya.

Dicky menuturkan, dengan dukungan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui kecamatan pihaknya menargetkan kegiatan donor darah di setiap kecamatan ini mampu menarik jumlah pendonor di masyarakat dan pendonor muda dengan menyasar sekolah dan kampus.

Mengingat semakin banyak yang menjadi pendonor semakin banyak pula stok darah yang tentunya menjadi penolong orang-orang membutuhkan, seperti pasien Thalasemia.

“Di bulan ini Kecamatan Bogor Selatan jadi kecamatan pertama digelar kegiatan ini. Nanti selain donor darah kami juga gelar talk show Thalasemia bersama Bu Wali,” imbuhnya.

Komentar